Presiden Prabowo Instruksikan Bangun Prototipe PLTS untuk Pedesaan

Senin, 20 Oktober 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri di bidang perekonomian dan instansi terkait lainnya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 18 September 2025.

Pilarporta.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri di bidang perekonomian dan instansi terkait lainnya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 18 September 2025.

Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Mensesneg Prasetyo Hadi.

Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa rapat tersebut membahas berbagai isu strategis di sektor pertanian, energi, dan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seskab Teddy menyampaikan bahwa di sektor pertanian pemerintah akan segera mengambil kebijakan khusus. “Di sektor pertanian, pemerintah akan segera mengambil kebijakan untuk menyelesaikan permasalahan terkait ubi kayu, singkong, dan tapioka, dengan melibatkan pemerintah daerah dan pelaku industri serta memperhatikan kesejahteraan para petani,” ujar Seskab dalam keteranganya Jumat (19/09/25).

Selain itu, isu energi juga menjadi perhatian Presiden. “Sementara di sektor energi, pembahasan difokuskan pada mekanisme impor etanol dan produksi tetes tebu atau molase serta penyediaan listrik pedesaan dengan tenaga sel surya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Seskab Teddy mengungkapkan arahan langsung Presiden terkait penyediaan listrik pedesaan.

“Presiden memerintahkan Danantara untuk membuat prototipe listrik pedesaan berbasis tenaga surya. Prototipe ini akan dibangun di sejumlah daerah dan ditarget dapat berjalan dalam waktu 3-5 bulan,” ungkapnya.

Sementara itu, agenda pembangunan infrastruktur besar juga dibahas dalam rapat tersebut. “Isu lain yang dibahas adalah mengenai rencana dan pendanaan pembangunan giant sea wall yang akan berdampak pada sekitar 50 juta masyarakat di sekitar pantai utara (Pantura) Jawa,” pungkas Seskab Teddy.

Berita Terkait

PLN Tancap Gas di Siau, Bupati Chyntia Beri Sinyal Kuat untuk Lonjakan Ekonomi
PLN Nyalakan Harapan di Tomohon, Program Light Up The Dream Hadirkan Listrik Gratis bagi Warga Prasejahtera
PLN Terapkan Zero Down Time, Paskah Nasional 2026 di Manado Berlangsung Tanpa Gangguan Listrik
Listrik di Manado 100 Persen Pulih Pascagempa M7,6, PLN Pastikan 887 Gardu Kembali Beroperasi
Program TJSL PLN Dongkrak Omset Pangi Farm Tomohon, Peternakan Ayam Kini Berbasis Listrik
PLN Tambah Mesin Pembangkit di Talaud, Wujudkan Keadilan Energi hingga Perbatasan RI-Filipina
Listrik Aman Saat Lebaran, PLN Suluttenggo Pastikan Pasokan Surplus dan Tanpa Gangguan
PLN Gorontalo Nyalakan Listrik Gratis di Rumah Warga, Program LUTD Hadirkan Harapan Baru di Ramadan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 22:03 WITA

PLN Tancap Gas di Siau, Bupati Chyntia Beri Sinyal Kuat untuk Lonjakan Ekonomi

Kamis, 9 April 2026 - 22:33 WITA

PLN Nyalakan Harapan di Tomohon, Program Light Up The Dream Hadirkan Listrik Gratis bagi Warga Prasejahtera

Kamis, 9 April 2026 - 22:22 WITA

PLN Terapkan Zero Down Time, Paskah Nasional 2026 di Manado Berlangsung Tanpa Gangguan Listrik

Kamis, 2 April 2026 - 16:46 WITA

Listrik di Manado 100 Persen Pulih Pascagempa M7,6, PLN Pastikan 887 Gardu Kembali Beroperasi

Senin, 30 Maret 2026 - 20:32 WITA

Program TJSL PLN Dongkrak Omset Pangi Farm Tomohon, Peternakan Ayam Kini Berbasis Listrik

Berita Terbaru

Exit mobile version