MANADO, Pilarportal.com – Produk lokal Sulawesi Utara mendapat ruang lebih luas untuk menjangkau konsumen melalui ajang Manado High Street Market (MHSM) 2026 yang berlangsung di Manado Town Square pada 14–18 Oktober 2026.
Sebanyak 18 usaha mikro dan kecil (UMK) binaan PT PLN (Persero) melalui PLN UP3 Manado ikut memamerkan produk unggulan mereka dalam kegiatan tersebut.
Partisipasi ini menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, berinteraksi langsung dengan pembeli, sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Produk yang ditampilkan mencerminkan beragam potensi usaha masyarakat, mulai dari pertanian organik, kuliner, kopi, makanan penutup, katering, hingga kerajinan tangan dan suvenir khas daerah.
Sejumlah peserta di antaranya A’ Makalendong Farm, MYK, Magogar, Ken’ed, Tiffany Curut Leilem, Sangkakala, Gleshies House, Ramantha Kitchen, Beefood, Pawon Mba’ Dina, Michelle Brownies, Biji Itang Street Coffee, dan Bakso Dandang Mner.
Turut hadir Yannie Handicraft, Souvenir UKA Craft, Ivone Kowijaya, serta Klinik Pijat Tunanetra Harapan Indah yang menghadirkan layanan usaha inklusif dengan melibatkan penyandang disabilitas netra.
Keberagaman peserta tersebut menunjukkan bahwa peluang ekonomi lokal tidak hanya bertumpu pada satu sektor. Kreativitas, keterampilan, dan kemampuan membaca kebutuhan konsumen menjadi modal penting bagi pelaku usaha untuk terus berkembang.
Manager PLN UP3 Manado, Reki Wowiling, mengatakan keterlibatan UMK binaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi.
Menurutnya, dukungan kepada pelaku usaha tidak cukup hanya dengan menyediakan ruang promosi. Pendampingan dan kolaborasi juga diperlukan agar UMK mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
“Kami tidak hanya hadir memberikan ruang promosi, tetapi juga mendorong UMKM agar semakin mandiri, berdaya saing, dan naik kelas. Dukungan serta sinergi dari pemerintah daerah menjadi energi tambahan agar UMKM binaan dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Sulawesi Utara,” ujar Reki.
Ia menambahkan, pertemuan langsung dengan konsumen memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memahami selera pasar dan memperoleh masukan yang dapat digunakan dalam pengembangan produk.
Pengalaman tersebut diharapkan membantu UMK memperkuat strategi pemasaran, meningkatkan kualitas layanan, dan membangun hubungan dengan calon pelanggan maupun mitra bisnis.
Dukungan terhadap pengembangan usaha lokal juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kepala Dinas Pariwisata Sulut, dr. Kartika Devi Tanos, MARS, menilai UMKM mempunyai peran penting dalam memperkuat daya tarik pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Menurutnya, kuliner serta kerajinan lokal bukan sekadar produk bernilai ekonomi, tetapi juga bagian dari identitas dan kekayaan budaya Sulawesi Utara yang dapat diperkenalkan kepada wisatawan.
Ia mengapresiasi langkah PLN yang membuka kesempatan bagi belasan UMK binaan untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat melalui MHSM 2026.
Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan pelaku usaha dinilai penting untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Keikutsertaan UMK binaan PLN dalam ajang ini sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan, serta dukungan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
PLN UP3 Manado berharap kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dapat berlanjut melalui pendampingan usaha, pengembangan inovasi, dan pembukaan akses pemasaran baru.
Dengan peluang yang semakin terbuka, produk lokal diharapkan tidak hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan menjadi sumber penghidupan yang semakin kuat bagi para pelaku UMK.
*(Redaksi Pilarportal.com)
Penulis : Roos Yunita
Editor : Roos Yunita

Komentar Batalkan balasan