Teken Pakta Integritas, ini Harapan Bupati Minahasa

Senin, 22 Januari 2024 - 20:59 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Teken Pakta Integritas

Pilarportal.com, Minahasa –  Teken Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dalam hal ini Penjabat (Pj) Bupati Jemmy Kumendong bersama pejabat eselon II dan III menandatangani pakta integritas dan perjanjian kinerja, di ruang sidang kantor Bupati, Senin (22/01/2024).

Pj Bupati Minahasa Jemmy Kumendong mengatakan, penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas manajemen dan kompetensi diri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam pemerintahan daerah.

“Teken Pakta integritas merupakan poin penting yang diamanatkan undang-undang untuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terbuka dan mencegah terjadinya KKN, ” kata Kumendong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan perjanjian kinerja itu merupakan komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diukur dalam berbagai indikator untuk mencapai target tertentu.

Pj Bupati Minahasa berharap dengan telah teken pakta integritas dan perjanjian kinerja dapat dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab dari setiap kepala perangkat daerah, kepala bagian hingga para camat.

“Saya yakin ASN di Minahasa memiliki integritas dan kinerja yang baik untuk mencapai semua kompetensi yang ditargetkan, ” pungkas Pj Bupati Jemmy Kumendong.

SEJARAH

Kabupaten Minahasa merupakan salah satu Kabupaten dari 15 Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi Sulawesi Utara yang terdiri dari 25 Kecamatan, 227 Desa dan 43 Kelurahan.

Kabupaten Minahasa merupakan salah satu kabupaten tertua yang ada di Provinsi Sulawesi Utara yang beribukotakan Tondano. Jauh sebelumnya Minahasa dikenal dengan nama MALESUNG, dan kata Minahasa berasal dari kata MINAESA, MAHASA, MINHASA yang berarti menjadi satu. Kata ” Minahasa” ini merujuk dari musyawarah – musyawarah tertinggi di Minahasa dulu dalam rangka menyelesaikan perselisihan atau konflik antar mereka, membagi batas – batas wilayah sub etnik, dan membicarakan persatuan menghadapi musuh dari luar.

Nama Minaesa pertama kali muncul pada perkumpulan para “Tonaas” di Watu Pinawetengan (Batu Pinabetengan). Nama Minahasa yang dipopulerkan oleh orang Belanda pertama kali muncul dalam laporan Residen J.D. Schierstein, tanggal 8 Oktober 1789, yaitu tentang perdamaian yang telah dilakukan oleh kelompok sub-etnik Bantik dan Tombulu (Tateli), peristiwa tersebut dikenang sebagai “Perang Tateli”.

Orang minahasa yang dikenal dengan keturunan Toar Lumimuut pada waktu itu dibagi dalam 3 (tiga) golongan yaitu :

• Makarua Siow : para pengatur Ibadah dan Adat

• Makatelu Pitu : yang mengatur pemerintahan

• Pasiowan Telu : Rakyat

Berdasarkan penyelidikan Dr. J.P.G. Riedel, sekitar tahun 670 di Minahasa telah terjadi suatu musyawarah di watu Pinawetengan yang dimaksud untuk menegakkan adat istiadat serta pembagian wilayah Minahasa. Pembagian wilayah minahasa tersebut dibagi dalam beberapa anak suku, yaitu:

• Anak suku Tontewoh (Tonsea) : wilayahnya ke timur laut

• Anak suku Tombulu : wilayahnya menuju utara

• Anak suku Toulour : menuju timur (atep)

• Anak suku Tompekawa : ke barat laut, menempati sebelah timur tombasian besar

 

Di Minahasa sejak dahulu tidak mengenal adanya pemerintahan yang diperintah oleh raja. Yang ada adalah:

• Walian :Pemimpn agama / adat serta dukun

• Tonaas : Orang keras, yang ahli dibidang pertanian, kewanuaan, mereka yang dipilih menjadi kepala walak

• Teterusan : Panglima perang

• Potuasan : Penasehat

Dewasa ini ada sejumlah kelompok (subetnik) Minahasa utama:

1. Sub etnik Tontemboan

2. Sub etnik Tonsea

3. Sub etnik Tombulu

Berita Terkait

Sinergi Pemkab Minahasa, Arody Tangkere Pimpin Apel Kerja Bakti, Fokuskan Pembersihan Drainase dan Jalur Wisata
Dukacita Mendalam Pemkab Minahasa untuk Ade Natanael Jonathan Anugrah
Pemkab Minahasa Matangkan Kesiapan Program Nasional 3 Juta Rumah
Dua Sekolah Pimpinan SMP Negeri di Tondano Resmi Diganti, Ini Harapan Bupati Minahasa
Hadiri Ibadah Oikumene Awal Bulan Juni 2026, Bupati Robby Dondokambey Ingatkan ASN Jaga Integritas
Momen Hari Lahir Pancasila, RD-Vasung Percayakan Tugas Plt Kepada 5 Pejabat Ini
Usung Tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Bupati Robby Dondokambey Irup Peringatan Harlah Pancasila 
2 Warga Binaan Lapas Tondano Terima Pengurangan Masa Hukuman Khusus Hari Waisak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:19 WITA

Sinergi Pemkab Minahasa, Arody Tangkere Pimpin Apel Kerja Bakti, Fokuskan Pembersihan Drainase dan Jalur Wisata

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:35 WITA

Dukacita Mendalam Pemkab Minahasa untuk Ade Natanael Jonathan Anugrah

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:08 WITA

Pemkab Minahasa Matangkan Kesiapan Program Nasional 3 Juta Rumah

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:30 WITA

Dua Sekolah Pimpinan SMP Negeri di Tondano Resmi Diganti, Ini Harapan Bupati Minahasa

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:41 WITA

Hadiri Ibadah Oikumene Awal Bulan Juni 2026, Bupati Robby Dondokambey Ingatkan ASN Jaga Integritas

Berita Terbaru

Hukum

Dua WN China Dideportasi Imigrasi Tahuna

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WITA

Daerah

Pemdes Pontak Salurkan BLT Januari-Juni 2026

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:40 WITA

Exit mobile version