Wakapolri: Digitalisasi Layanan Lalu Lintas Jadi Kebutuhan Masyarakat

Sabtu, 23 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Korlantas Polri Tahun Anggaran 2026, Jumat (22/5/2026).

JAKARTA, Pilarportal.com – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Korlantas Polri Tahun Anggaran 2026, Jumat (22/5/2026).

Dalam arahannya, Wakapolri menekankan pentingnya transformasi digital pelayanan lalu lintas untuk menjawab tantangan mobilitas masyarakat yang semakin kompleks.

Menurut Komjen Dedi, fungsi lalu lintas memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional, distribusi logistik, hingga produktivitas masyarakat.

Karena itu, digitalisasi layanan dinilai menjadi langkah penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan mudah diakses.

“Digitalisasi layanan lalu lintas bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, terintegrasi, dan mudah diakses masyarakat,” ujar Dedi.

Dalam Rakernis tersebut, Wakapolri juga mengapresiasi keberhasilan Operasi Ketupat 2026 yang dinilai berjalan efektif dan humanis.

Data Korlantas Polri mencatat angka kecelakaan lalu lintas selama operasi menurun 5,31 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara jumlah korban meninggal dunia turun hingga 30,41 persen selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Selain itu, survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik mencapai 85,3 persen.

Tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri juga mengalami peningkatan menjadi 63,7 persen.

Meski demikian, Komjen Dedi meminta jajaran Korlantas tidak cepat berpuas diri atas capaian tersebut.

Ia menyoroti masih tingginya angka black spot, trouble spot, kecelakaan di perlintasan sebidang, hingga kemacetan di sejumlah kota besar.

“Jajaran Korlantas adalah etalase Polri. Setiap perilaku anggota di lapangan akan memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” tegasnya.

Wakapolri juga meminta seluruh personel memperkuat penerapan smart policing melalui sistem ETLE, integrasi CCTV, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Selain itu, pengembangan sistem lalu lintas berbasis data real time dinilai penting untuk mendukung pelayanan yang lebih modern dan presisi.

Di akhir arahannya, Komjen Dedi menegaskan pentingnya pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.

“Lalu lintas merupakan refleksi tingkat peradaban bangsa. Karena itu, Polantas harus menjadi garda terdepan dalam membangun budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)

Editor : Yudi Mintalangi

Berita Terkait

Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perketat Pengawasan Buronan Internasional Lewat Sistem I-GHAS 24/7
Purnawirawan Polri Beri Tujuh Pesan kepada Kapolri, Ini Isinya
Polri Luncurkan I-GHAS 24/7, Buronan Internasional Lebih Mudah Terdeteksi
Polda Sulut Permudah Ojol Urus SIM
Diiming-imingi Kerja Jadi LC, 5 Orang Diamankan Polisi di Pelabuhan Bitung
Lurah Bahu Ivan Pepah Dampingi Kapolda Sulut Serap Aspirasi Masyarakat
Dialog di Pasar Bahu: Kapolda Sulut Dorong Potensi Pemuda Lewat Olahraga Tinju dan Pelatihan Keterampilan
PLN Siapkan 15 SPKLU di Kotamobagu, GM UID Suluttenggo Cek Kesiapan Layanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:45

Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perketat Pengawasan Buronan Internasional Lewat Sistem I-GHAS 24/7

Jumat, 6 November 2026 - 07:20

Purnawirawan Polri Beri Tujuh Pesan kepada Kapolri, Ini Isinya

Kamis, 5 November 2026 - 19:23

Polri Luncurkan I-GHAS 24/7, Buronan Internasional Lebih Mudah Terdeteksi

Kamis, 5 November 2026 - 18:17

Polda Sulut Permudah Ojol Urus SIM

Kamis, 5 November 2026 - 18:01

Diiming-imingi Kerja Jadi LC, 5 Orang Diamankan Polisi di Pelabuhan Bitung

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version