Kemenko Kumham Imipas Evaluasi Penanganan PFDs di Sulut, Satgas Daerah Diminta Perkuat Koordinasi

Kamis, 23 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Asisten Deputi Kemenko Kumham Imipas, Herdaus (tengah) didampingi Kakanim Kelas II TPI Tahuna Ready Jootje Ratag (kanan) dan Kakanim Kelas II TPI Bitung, Ruri H Roesman (kiri).(Foto;Yudi/pilar)

MANADO, Pilarportal.com – Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) menggelar rapat koordinasi penanganan Persons of Filipino Descent (PFDs) di Sulawesi Utara, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado tersebut bertujuan mengevaluasi perkembangan penyelesaian status PFDs sekaligus memantau langkah-langkah yang telah dilakukan oleh satgas daerah.

Asisten Deputi Kemenko Kumham Imipas, Herdaus, mengatakan forum tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses penanganan PFDs berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

“Rapat koordinasi ini merupakan forum yang cukup krusial untuk melihat perkembangan dan langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh teman-teman di wilayah Sulawesi Utara terkait penanganan PFDs,” ujar Herdaus.

Ia menjelaskan, penanganan PFDs telah berjalan sejak tahun 2025 dan membutuhkan sinergi berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum monitoring dan evaluasi untuk memastikan seluruh tahapan penyelesaian dapat berjalan secara optimal.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri perwakilan Konsulat Jenderal Filipina di Manado sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama dalam penyelesaian persoalan PFDs.

Herdaus menyampaikan bahwa Kemenko Kumham Imipas akan kembali menggelar rapat koordinasi lanjutan dengan cakupan lebih luas yang melibatkan unsur pemerintah pusat di Jakarta pada akhir Juli 2026.

“Penanganan PFDs bukan pekerjaan mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi sehingga perlu dilakukan mitigasi risiko dan penguatan koordinasi antarinstansi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong kementerian teknis dan lembaga terkait agar bersama-sama mempercepat penyelesaian persoalan tersebut.

Rakor penanganan PFDs di Sulawesi Utara ini diikuti berbagai instansi terkait, di antaranya Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Utara, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulut, Kantor Imigrasi Manado, Bitung, dan Tahuna.

Selain itu, hadir pula perwakilan Bakamla Zona Tengah, Kementerian Agama Sulut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Kota Bitung, Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masing-masing daerah.

Melalui koordinasi lintas sektor ini, pemerintah berupaya memastikan penyelesaian status PFDs di Sulawesi Utara dapat berjalan efektif, sesuai aturan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang terdampak.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Advokat Ryan Maariwuth Desak Pelindo Evaluasi Pungutan Rp5.000 di Pelabuhan Manado
Kebakaran di Manado, PMI Sulut Salurkan Bantuan bagi 37 KK di Sindulang Satu
Bapas Manado Gelar FGD Pembimbingan Pidana Pengawasan dan Kerja Sosial
Kejanggalan Tanda Tangan dan Tanggal BAP, Usai Sidang Titaribka Tambahani Laporkan Dugaan Pemalsuan BAP
Buntut BAP Diduga Dipalsukan, Mangkir Dua Kali, PH Tita Tambahani Siap Aduan ke Kapolda dan Kapolri
Whiz Prime Megamas Manado Tawarkan Cozy Stay Rp477 Ribu, Bisa Nikmati Sunset
Lapas Manado Salurkan Bansos untuk Keluarga WBP
Lapas Manado Bersama TNI, Polri dan BNNP Gelar Sidak, WBP Jalani Tes Urine

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:46

Advokat Ryan Maariwuth Desak Pelindo Evaluasi Pungutan Rp5.000 di Pelabuhan Manado

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42

Kebakaran di Manado, PMI Sulut Salurkan Bantuan bagi 37 KK di Sindulang Satu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:18

Bapas Manado Gelar FGD Pembimbingan Pidana Pengawasan dan Kerja Sosial

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:09

Kejanggalan Tanda Tangan dan Tanggal BAP, Usai Sidang Titaribka Tambahani Laporkan Dugaan Pemalsuan BAP

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:03

Buntut BAP Diduga Dipalsukan, Mangkir Dua Kali, PH Tita Tambahani Siap Aduan ke Kapolda dan Kapolri

Berita Terbaru

Kotamobagu

Rutan Kotamobagu Perkuat Pelayanan Publik dan Integritas

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:24

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version