Upaya Yonif Raksatama Tekan Angka Stunting

Kamis, 25 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya Batalyon Infanteri 711/Raksa Tama atau Yonif 711/RKS tekan stunting

Upaya Batalyon Infanteri 711/Raksa Tama atau Yonif 711/RKS tekan stunting

Pilarportal.com — Palu – Upaya TNI Angkatan Darat di Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Batalyon Infanteri 711/Raksatama dalam menekan angka stunting patut diapresiasi dan diacungi jempol.

Batalyon yang dipimpin Danyonif 711/Raksatama Letkol Inf Andi Irsan dengan didampingi Ketua Persit KCK Ranting 3 Yonif 711 Cabang LXIV PD XIII/Merdeka Ny Tuti Andi Irsan melaksanakan program pencegahan stunting dalam rangka mempersiapkan Indonesia Generasi Emas 2045.

Danyonif 711/Raksatama Letkol Inf Andi Irsan mengatakan, memang bukan hal yang mudah, stunting masih menjadi masalah utama anak-anak di Indonesia terutama Sulawesi Tengah, sebagian besar orang tua belum memahami istilah stunting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Stunting bukan hanya gangguan tumbuh kembang saja, namun akan berdampak pada kinerja anak, serta produktivitas dan kreativitas pada usia produktif anak,” ujar Danyonif, Rabu (24/1/2024) di
Markas Yonif 711/Raksatama, Palu.

Dikatakan Andi, Yonif 711/Raksatama berpartisipasi aktif dalam upaya penurunan angka stunting, karena program ini telah menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

“Sebagai program prioritas, maka dari itu dilaksanakan program pencegahan stunting dalam rangka mempersiapkan Indonesia Generasi Emas 2045 melalui kegiatan posyandu,” katanya.

BACA JUGA  Percepat Penanganan Stunting Nasional, Korps Brimob dan BKKBN Lakukan Hal Ini

Dijelaskannya, Batalyon Infanteri 711/Raksatama bersama Persit KCK Ranting 3 Yonif 711 Cabang LXIV PD XIII/Merdeka menjalankan beberapa kegiatan dalam rangka program pencegahan stunting pada anak dan bayi.

Antara lain melengkapi petunjuk dan prosedur Posyandu sebagai garda terdepan deteksi stunting, dengan melakukan kegiatan Posyandu secara rutin untuk memantau tumbuh kembang anak dan bayi sehingga apabila terjadi kasus stunting dapat cepat terdeteksi, memberikan makanan tambahan pada bayi dan anak pada setiap aktivitas pasca melahirkan dan melakukan suntik laktasi pada ibu menyusui agar pemberian ASI eksklusif dapat menunjang tumbuh kembang bayi dan anak.

“Kegiatan Posyandu menjadi sarana yang sangat penting bagi ibu dan anak, untuk memantau perkembangan kesehatan,” pungkas Andi Irsan.

Kegiatan ini dihadiri para pejabat teras Yonif 711/Raksatama dan pengurus Persit KCK Ranting 3 Yonif 711 Cabang LXIV PD XIII/Merdeka. (Regwilnnlhy)

 

Berita Terkait

Dari Makodam XIII/Mdk, Gerakan Nasional Bebas Sampah Mulai Digencarkan, Ini Targetnya
Ada Pesan Penting di Balik Audiensi Pangdam XIII/Mdk dan Dankodiklatad di Manado
Manado Jadi Pusat Freedive Nasional! Kodaeral VIII Gelar Kejuaraan Bergengsi 2026
Tongkat Komando Berpindah! Letkol Siswo Utomo Jabat Danyonzipur 19/YKN
Pangdam Mirza dan Sekda Gorontalo Bertemu di Manado, Bahas Stabilitas hingga Pembangunan
Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung
Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe
Pesan Pangdam Mirza untuk Prajurit Sangihe: Tentang Pengabdian, Disiplin, dan Harga Diri

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:25 WITA

Dari Makodam XIII/Mdk, Gerakan Nasional Bebas Sampah Mulai Digencarkan, Ini Targetnya

Senin, 20 April 2026 - 22:15 WITA

Ada Pesan Penting di Balik Audiensi Pangdam XIII/Mdk dan Dankodiklatad di Manado

Jumat, 17 April 2026 - 09:59 WITA

Manado Jadi Pusat Freedive Nasional! Kodaeral VIII Gelar Kejuaraan Bergengsi 2026

Kamis, 16 April 2026 - 22:32 WITA

Tongkat Komando Berpindah! Letkol Siswo Utomo Jabat Danyonzipur 19/YKN

Rabu, 15 April 2026 - 21:50 WITA

Pangdam Mirza dan Sekda Gorontalo Bertemu di Manado, Bahas Stabilitas hingga Pembangunan

Berita Terbaru