Tanggapi Keributan yang Terjadi di SPBU Kapitu, Manajemen Sebut Sudah Sesuai SOP

Senin, 25 Mei 2026 - 18:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak manajemen SPBU Kapitu memberikan penjelasan soal keributan yang diduga dilakukan oleh konsumen dilokasi pengisian bahan bakar yang sempat viral di media sosial (medsos) pada Minggu (24/5/2026).

Pihak manajemen SPBU Kapitu memberikan penjelasan soal keributan yang diduga dilakukan oleh konsumen dilokasi pengisian bahan bakar yang sempat viral di media sosial (medsos) pada Minggu (24/5/2026).

Pilarportal.com, Minsel – Pihak manajemen SPBU Kapitu memberikan penjelasan soal keributan yang diduga dilakukan oleh konsumen dilokasi pengisian bahan bakar yang sempat viral di media sosial (medsos) pada Minggu (24/5/2026).

Keributan diduga terjadi saat manajemen SPBU Kapitu melakukan pemberhentian penjualan bahan bakar minyak atau BBM lantaran kondisi cuaca buruk pada saat itu.”Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur atau SOP SPBU Kapitu, manajemen berhak melakukan pemberhentian penjualan ketika terjadi cuaca buruk,” jelas Ardy, manajemen SPBU Kapitu kepada media, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, cuaca buruk seperti terjadi petir secara terus menerus dapat menggagu sistem elektronik milik SPBU yang dapat mengakibatkan error hingga kerusakan.”Jadi tindakan pemberhentian penjualan yang dilakukan manajemen SPBU sudah tepat dan sesuai SOP,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti diketahui, sempat terjadi keributan di lokasi SPBU Kapitu yang diduga dilakukan oleh konsumen dan sempat viral di medsos.

Dari pantauan media ini di SPBU Kapitu pada Senin (25/5/2026) sudah kondusif. Petugas SPBU juga melakukan penjualan BBM dengan normal. (Wesly)

BACA JUGA  Kasus Pembunuhan di SPBU Kapitu, Kapolres Minsel : Tersangka Sudah Diamankan, Kita Hormati Proses Hukum

Penulis : Wesly

Editor : Wesly

Berita Terkait

Tiga Hari Menjelang Pilhut, Ini Imbauan Bupati dan Wabup Minahasa Menjelang Pilhut Serentak 2026
Hukumtua Dan Warga Desa Rumoong Bawah Apresiasi Pembangunan KDMP
Awas Penipuan! Akun WA Catut Nama Kepala BKPSDM Minahasa
Jadi Dosen Penguji, Lahirkan Doktor Baru, Sekda Lynda Watania Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi
Wabup Vanda Sarundajang Apresiasi Dua Kadis Raih Gelar Doktor
Pimpin Apel Hari Lingkungan Hidup, Asisten II Arody Tangkere Ajak Warga Minahasa Pilah Sampah dari Rumah
Calon Kumtua Pineleng Satu Timur Nomor Urut 3 Augustine Marhaenike Paparkan Program Unggulan
Siap Respons Cepat, Usai Dilaunching, URC Resmob Polres Tomohon Langsung Tancap Gas Sisir Titik Rawan

1 Komentar

  • Ia memang butul harus di matikan mesinnya, dikarenakan cuaca buruk/tidak baik.

    Kalau terjadi hal yang seperti kerusakan pada sistem apa oknum yang beking keributan bisa tanggu jawab?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:51 WITA

Tiga Hari Menjelang Pilhut, Ini Imbauan Bupati dan Wabup Minahasa Menjelang Pilhut Serentak 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:20 WITA

Hukumtua Dan Warga Desa Rumoong Bawah Apresiasi Pembangunan KDMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:15 WITA

Awas Penipuan! Akun WA Catut Nama Kepala BKPSDM Minahasa

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:12 WITA

Jadi Dosen Penguji, Lahirkan Doktor Baru, Sekda Lynda Watania Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:37 WITA

Wabup Vanda Sarundajang Apresiasi Dua Kadis Raih Gelar Doktor

Berita Terbaru