Pilarportal.com,TONDANO — Turnamen Catur Nasional Unima Cup 2026, Dalam Rangka Dies Natalis ke-71 UNIMA, resmi dibuka pada Jumat (25/9/2026). Tondano, tempat Auditorium Universitas Negeri Manado (UNIMA).
Kejuaraan nasional Cup ini diinisiasi oleh Universitas Negeri Manado (Unima) serta Percasi Minahasa Ketua Jefry Uno. Ini diikuti oleh jajaran atlet dan pengurus Percasi dari Sulawesi Utara hingga luar daerah, termasuk Gorontalo dan Makassar.
Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulawesi Utara Dr. Denny Mangala, M.Si, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus. SE.
Dalam sambutannya, Asisten I menyampaikan permohonan maaf dan salam hangat dari Gubernur Yulius Selvanus yang berhalangan hadir secara langsung akibat duka cita keluarga di Jakarta.
”Bapak Gubernur menyampaikan titip salam hangat kepada seluruh pengurus Percasi dan para atlet yang hadir.
Beliau sedianya diagendakan membuka turnamen ini secara langsung, namun harus bertolak ke Jakarta untuk menghadiri pemakaman kakak kandung beliau,” ujar Asisten I saat membawakan sambutan.
Olahraga Jadi Prioritas Pembangunan Daerah. Mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, Mangala menegaskan bahwa olahraga merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat dan menjadi agenda prioritas pembangunan daerah.
Gubernur Yulius Selvanus berkomitmen penuh memperkuat iklim olahraga, termasuk melalui revitalisasi KONI serta pengalokasian Dana Bagi Hasil (DBH) ke kabupaten/kota yang difokuskan pada tiga sektor utama yaitu, infrastruktur, pariwisata, dan olahraga.
Kepercayaan publik nasional terhadap fasilitas olahraga di Sulawesi Utara juga makin meningkat.
Hal ini dibuktikan dengan ditunjuknya Sulut sebagai tuan rumah pembukaan Piala Soeratin Zona Sulawesi yang akan digelar di Manado, Tomohon, dan Tondano.
Dorong Lahirnya Grandmaster dan Bibit Muda. Terkait cabang olahraga catur, Pemprov Sulut memberikan apresiasi tinggi kepada Unima atas terselenggaranya turnamen berskala nasional ini.
Catur dinilai sebagai olahraga yang merakyat namun memiliki gengsi dan kelas yang tinggi.
Pemerintah berharap turnamen ini—yang juga mempertandingkan kategori kelompok umur dan pelajar SD—mampu melahirkan bibit-bibit pecatur bakat baru yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Utara di kancah nasional hingga internasional.
”Pesan Bapak Gubernur, manfaatkan turnamen ini sebaik-baiknya dan senantiasa junjung tinggi sportivitas.
Bagi yang menang, tingkatkan prestasi, dan bagi yang belum beruntung, jadikan ini bahan evaluasi untuk terus berlatih. Dalam olahraga, kalah dan menang adalah hal yang biasa,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Asisten I turut mengajak para atlet dari luar daerah untuk menikmati keindahan alam Tondano, Danau Tondano, serta ragam kuliner khas Sulawesi Utara.
Pembukaan kejuaraan ditandai secara resmi dengan pernyataan pembukaan oleh Asisten I atas nama Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, menandai dimulainya persaingan sehat para pecatur terbaik tanah air di Tondano.
Selain itu Rektor Universitas Negeri Manado, Dr. Joseph Philip Kambey, S.E., Ak., MBA., turut mendukung pelaksanaan Catur Cup UNIMA 2026 sebagai bagian dari pengembangan kegiatan olahraga dan prestasi di lingkungan kampus.
Melalui pelaksanaan turnamen ini, UNIMA diharapkan terus menjadi ruang bagi generasi muda dan masyarakat untuk mengembangkan bakat serta potensi olahraga, khususnya cabang catur.
Catur Cup UNIMA 2026 juga diharapkan dapat memperkuat semangat kompetisi yang sehat sekaligus mendorong lahirnya pecatur-pecatur berprestasi dari Sulawesi Utara.

Komentar Batalkan balasan