Kawangkoan Pertahankan Zero Stunting, Wabup Apresiasi dan Ingatkan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan

Selasa, 26 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,Minahasa – Wakil Bupati (Wabup) Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, membuka workshop percepatan penurunan stunting di Kecamatan Kawangkoan, Selasa (26/8/2025), sebagai upaya memperkuat komitmen daerah dalam mengatasi masalah nasional ini.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh para Hukum Tua, Lurah, kader Posyandu se-Kecamatan Kawangkoan, Kepala Dinas Pendidikan Tommy Wuwungan, Kabag Prokopim Ricky Laloan, Camat Kawangkoan Eightmi Moniung, dan Satgas Stunting Provinsi Sulut Murpy Kuhu, Wabup Sarundajang menekankan bahwa stunting adalah persoalan serius yang harus diatasi demi menciptakan generasi muda yang hebat di masa mendatang.

“Persoalan stunting merupakan persoalan nasional yang menjadi persoalan serius yang harus diatasi agar tercipta generasi muda yang hebat di masa mendatang,” tegas Wabup Sarundajang.

Kabar baiknya, Kecamatan Kawangkoan hingga saat ini berhasil mempertahankan status zero stunting. Wabup Sarundajang memberikan apresiasi atas kerja keras dan sinergitas seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam pencegahan stunting di wilayah tersebut.

“Bersyukur di Kecamatan Kawangkoan sampai saat ini tidak ada kasus stunting alias zero stunting. Karena itu Pemkab Minahasa patut memberikan apresiasi atas kerja keras dan sinergitas dari semua stakeholder, sehingga kasus stunting bisa dicegah. Saya selalu mengingatkan biasanya merebut itu gampang, namun untuk mempertahankan itu sangat sulit,” ujar Wabup Sarundajang.

BACA JUGA  RD- VaSung Ikuti Rakor Bahas Lonjakan Harga Beras dan Realisasi Nasional 3 Juta Rumah

Meski demikian, Wabup Sarundajang mengingatkan agar seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Camat, Lurah, hingga Hukum Tua, untuk tidak lengah dan terus melakukan pengawasan serta pendampingan, khususnya bagi kelompok yang berisiko stunting seperti ibu hamil dan anak balita. Beliau menekankan pentingnya pemberian suplemen, makanan bergizi, dan memastikan ketersediaan jamban yang layak.

“Sekali lagi pencegahan harus terus dilakukan, jangan sampai berhenti, hanya karena kasus stunting belum ditemukan. Masyarakat juga harus kooperatif memberikan informasi secepat mungkin kepada pemerintah agar benar-benar pencegahan bisa dilakukan,” tukasnya.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Minahasa, khususnya di Kecamatan Kawangkoan, dapat terus ditingkatkan dan dipertahankan, sehingga generasi muda Minahasa dapat tumbuh sehat dan berkualitas.

Berita Terkait

Johnly Tamuntuan: Rayakan Pengucapan Hal ini yang Harus Mengutamakan
Pengucapan Syukur Minahasa: Imbauan Kesederhanaan Hukum Tua Rudy Tendean
Gubernur Sulut Turun Angkat Sampah, Fesbudaton Minahasa Disiapkan Jadi Destinasi Wisata
Jadi Tuan Rumah, Bupati Robby Dondokambey Lantik Panitia HUT P/KB GMIM 2026
Ini 6 Pejabat Utama yang Baru Dilantik Bupati Minahasa Robby Dondokambey
3 Kasus Sabu, Polres Minahasa Beberkan Hasil Pengungkapan
Polres Minahasa Gelar Rakor Lintas Sektoral Matangkan Pengamanan Pengucapan 2026
Lapas Tondano Perkuat Pencegahan Fraud Pengadaan Barang dan Pengelolaan BMN

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:16

Johnly Tamuntuan: Rayakan Pengucapan Hal ini yang Harus Mengutamakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:15

Gubernur Sulut Turun Angkat Sampah, Fesbudaton Minahasa Disiapkan Jadi Destinasi Wisata

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:58

Jadi Tuan Rumah, Bupati Robby Dondokambey Lantik Panitia HUT P/KB GMIM 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:24

Ini 6 Pejabat Utama yang Baru Dilantik Bupati Minahasa Robby Dondokambey

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:25

3 Kasus Sabu, Polres Minahasa Beberkan Hasil Pengungkapan

Berita Terbaru