Polri Ingatkan Pentingnya Literasi Digital untuk Cegah Kekerasan Seksual Anak

Kamis, 26 Oktober 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kepala Subbagian Sumber Daya Sekretaris Pusat Inafis Bareskrim Polri, AKBP Rita Wulandari Wibowo.(Foto:Humas Polri)

Pilarportal.com — Jakarta – Polri mengingatkan pentingnya literasi digital dalam upaya menekan kasus kekerasan seksual pada anak, terutama di lingkungan pendidikan.

Orang tua juga diimbau untuk memberikan edukasi sekaligus memantau aktivitas anak mereka di dunia digital.

Kepala Subbagian Sumber Daya Sekretaris Pusat Inafis Bareskrim Polri, AKBP Rita Wulandari Wibowo menjelaskan bahwa anak-anak perlu diajarkan tentang etika penggunaan media sosial, mengingat banyak kasus yang melibatkan anak sekolah dan penggunaan media elektronik, terutama media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak ini perlu diajarkan mengenai etika menggunakan media sosial, sebab kami paling banyak menangani kasus yang melibatkan anak sekolah menggunakan media elektronik, yakni medsos,” ujar Rita kepada wartawan, Kamis (25/10/2023).

Kurangnya pemahaman etika digital membuat anak-anak rentan menjadi target grooming, di mana pelaku memanipulasi korban dengan identitas palsu.

Rita mengingatkan bahwa literasi digital yang rendah membuat anak-anak kurang waspada terhadap tindakan grooming dan bagaimana merespons akun-akun yang mencurigakan.

Salah satu kasus yang diungkap melibatkan pelaku grooming yang berpura-pura menjadi guru akrab korban di media sosial.

Setelah berhasil memanipulasi, pelaku meminta korban untuk berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp dan meminta kiriman gambar-gambar asusila yang merugikan korban secara emosional.

AKBP Rita Wulandari Wibowo juga mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam meningkatkan literasi dan edukasi etika digital kepada anak-anak.

Orang tua pun diingatkan untuk memberikan edukasi etika penggunaan media sosial kepada anak-anak di rumah, karena pencegahan kasus ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri tetapi juga masyarakat secara luas.

“Saya pesan kepada orang tua sekalian kiranya melakukan edukasi beretika di media sosial kepada anaknya di rumah sebelum tidur sebab tidak mungkin hanya Polri yang melakukan,” pungkasnya.(*/yud)

Berita Terkait

Bareskrim Polri Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu, 1.241 Pelaku Ditangkap
Sempat Viral, Polresta Dalami Dugaan Permainan Meteran BBM di SPBU Gunung Potong, Hasil Uji Metrologi Dinyatakan Sesuai
Polri Gandeng Production House Lawan Pembajakan Film Digital di Indonesia
Kapolda Sulut Resmikan SPPG Polres Sitaro, 2.077 Siswa Mulai Terima Makan Bergizi Gratis
Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan
Fashion Show dan UMKM Warnai Penutupan Persit Bisa 2 di Balai Kartini Jakarta
Survei IDM: Kepercayaan Publik terhadap Polri Capai 79,2 Persen
Hadiri Rakernis Reskrim, Kapolri Ingatkan Ancaman Kejahatan Modus Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:44 WITA

Bareskrim Polri Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu, 1.241 Pelaku Ditangkap

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Sempat Viral, Polresta Dalami Dugaan Permainan Meteran BBM di SPBU Gunung Potong, Hasil Uji Metrologi Dinyatakan Sesuai

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:11 WITA

Polri Gandeng Production House Lawan Pembajakan Film Digital di Indonesia

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:14 WITA

Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 - 07:21 WITA

Fashion Show dan UMKM Warnai Penutupan Persit Bisa 2 di Balai Kartini Jakarta

Berita Terbaru

Exit mobile version