Apel Kasatwil Polri 2025, Polri Undang 7 Atpol Negara Sahabat

Rabu, 26 November 2025 - 19:15 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Apel Kasatwil Polri 2025 menghadirkan delegasi kepolisian dari tujuh negara sahabat sebagai bagian dari penguatan kerja sama keamanan internasional.

Pilarportal.com, Jakarta — Apel Kasatwil Polri 2025 menghadirkan delegasi kepolisian dari tujuh negara sahabat sebagai bagian dari penguatan kerja sama keamanan internasional.

Kehadiran perwakilan luar negeri ini disebut menjadi babak baru transformasi Polri menuju institusi yang terbuka, adaptif, dan berstandar global.

Dari sepuluh negara yang diundang, tujuh perwakilan hadir, yaitu Kepolisian Australia, FBI Amerika Serikat, China, Filipina, Jepang, Malaysia, dan Perancis. Selain itu, Polri juga mengundang Kepolisian Hong Kong sebagai mitra benchmarking penanganan aksi demonstrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya simbol hubungan bilateral, tetapi menjadi langkah nyata memperbarui doktrin penanganan unjuk rasa di Indonesia agar lebih humanis.

“Ke depan, Polri akan mengubah pendekatan penanganan demonstrasi. Dari yang sebelumnya menjaga menjadi melayani. Karena sejak awal Polri wajib menjamin hak kebebasan berpendapat masyarakat,” ujar Sigit dalam keterangannya, Rabu (26/11/2025).

Sigit menekankan, perubahan doktrin tidak menghilangkan fungsi stabilisasi. Dalam kondisi tertentu, pengendalian tetap diperlukan ketika aksi massa berpotensi berubah menjadi kekerasan atau merusak fasilitas publik.

“Di sisi lain, kita tetap memiliki konsep menghadapi rusuh massa. Stabilitas kamtibmas, fasilitas publik, dan sektor ekonomi tetap harus dijaga,” tegasnya.

Apel Kasatwil tahun ini mengangkat tema “Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat” dan dilaksanakan di Satuan Latihan Korbrimob Polri, Cikeas.

Selama tiga hari, para Kapolda dan Kapolres dijadwalkan bermalam di tenda sebagai bagian dari rangkaian pembinaan fisik, mental, dan doktrin.

Sigit menyebut pemilihan lokasi dan metode pelaksanaan apel merupakan bagian dari pendekatan pembentukan karakter dan soliditas korps.

“Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat kekompakan internal. Di sini kita meninjau ulang doktrin Tribrata dan Catur Prasetya serta memastikan kembali hakikat tugas Polri sebagai penjaga keamanan, penegak hukum, dan pelindung masyarakat,” ujar Sigit.

Kehadiran perwakilan kepolisian internasional juga diharapkan memperkuat kolaborasi dalam isu transnasional seperti kejahatan siber, ekstremisme, dan perdagangan narkoba.

Apel ini menjadi momentum penting dalam mempercepat modernisasi Polri, sekaligus membangun pendekatan pelayanan publik yang lebih inklusif, transparan, dan responsif terhadap dinamika sosial masyarakat.

Berita Terkait

Brimob Polda Sulut Salurkan Air Bersih dan Bersihkan Lumpur Pascabanjir Bolmong
Polda Sulut Kerahkan Ratusan Personel Tangani Banjir Bandang di Bolmong
Wakapolda Sulut dan Danrem 131/Stg Tinjau Penanganan Banjir Bandang di Bolmong
Polda Sulut Salurkan 24 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 H
Sufmi Dasco: Revisi UU Polri untuk Samakan Batas Usia Pensiun dengan TNI dan Kejaksaan
Polda Metro Jaya Siagakan 350 Personel Amankan Salat Iduladha di Masjid Istiqlal
KY Umumkan 36 Nama Lolos Seleksi Hakim Agung 2026, ada Ronald Lumbuun
Pria Tewas Ditikam di Terminal Karombasan, Pelaku Diamankan Polsek Wanea

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:12 WITA

Brimob Polda Sulut Salurkan Air Bersih dan Bersihkan Lumpur Pascabanjir Bolmong

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:41 WITA

Polda Sulut Kerahkan Ratusan Personel Tangani Banjir Bandang di Bolmong

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:29 WITA

Wakapolda Sulut dan Danrem 131/Stg Tinjau Penanganan Banjir Bandang di Bolmong

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:08 WITA

Polda Sulut Salurkan 24 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:59 WITA

Sufmi Dasco: Revisi UU Polri untuk Samakan Batas Usia Pensiun dengan TNI dan Kejaksaan

Berita Terbaru

Exit mobile version