JAKARTA, Pilarportal.com – PT Jasa Raharja bergerak cepat menyalurkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara KRL dan kereta api jarak jauh yang terjadi di Bekasi pada Senin, 27 April 2026.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, secara langsung menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Salah satunya diberikan kepada Haerusli, ayah dari korban Adelia Rifani, pada Selasa (28/4/2026).
Selain itu, santunan juga diserahkan kepada ahli waris korban lainnya, yakni suami dari Nurlaela (Haris Rusman), suami dari Ristuti Kustirahayu (Suyatno), serta suami dari Enggar Retno K.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa penyaluran santunan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964.
“Kami memastikan seluruh hak korban dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat. Ini adalah bentuk komitmen bahwa negara hadir untuk melindungi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kecepatan proses menjadi prioritas utama, mulai dari pendataan korban, verifikasi ahli waris, hingga penyaluran santunan kepada keluarga.
“Kami berupaya agar santunan dapat diterima secepat mungkin oleh ahli waris, sehingga bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” tambahnya.
Berdasarkan data hingga Selasa pukul 18.00 WIB, jumlah korban dalam kecelakaan tersebut mencapai 103 orang, terdiri dari 15 korban meninggal dunia dan 88 orang mengalami luka-luka. Dari total korban meninggal, empat orang telah menerima santunan, sementara 11 lainnya yang baru teridentifikasi masih dalam proses survei.
Setiap ahli waris korban meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp50 juta dari Jasa Raharja. Selain itu, terdapat tambahan santunan sebesar Rp40 juta melalui kerja sama dengan Jasaraharja Putera.
Sementara bagi korban luka-luka, Jasa Raharja menjamin biaya perawatan hingga maksimal Rp20 juta, dengan tambahan jaminan dari Jasaraharja Putera hingga Rp30 juta.
Langkah cepat ini diharapkan dapat memberikan sedikit kelegaan bagi keluarga korban di tengah duka yang mendalam akibat peristiwa tragis tersebut.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)
Editor : Yudi Mintalangi
