Polda Sulut Gelar Audit Kinerja Tahap II 2025, Kapolda: Jangan Ada Temuan yang Berulang

Senin, 29 September 2025 - 20:42 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Manado, 29 September 2025 – Polda Sulawesi Utara melalui Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) kembali melaksanakan Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran 2025 yang berfokus pada aspek pelaksanaan dan pengendalian.

Kegiatan diawali dengan Taklimat Awal yang berlangsung di Aula Tribrata Polda Sulut, Senin (29/9), dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Brigjen Pol Awi Setiyono, para pejabat utama Polda, serta para Kapolres dan Kapolresta jajaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya audit sebagai langkah strategis dalam memastikan kinerja kepolisian berjalan efektif dan akuntabel, terutama dalam bidang operasional, logistik, dan penganggaran keuangan.

“Segera lakukan upaya perbaikan atas pelaksanaan program, kegiatan, serta pengelolaan keuangan satuan kerja dan Polres jajaran. Jangan ada lagi temuan yang bersifat berulang,” tegas Kapolda.

Transformasi Polri Jadi Fokus

Kapolda juga menyoroti pentingnya transformasi kepolisian sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang mendorong Polri melakukan perubahan signifikan di berbagai aspek organisasi.

Melalui program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri, terdapat 7 kegiatan dan 11 indikator yang menjadi tolok ukur utama, antara lain:

  • Kepemimpinan yang adaptif
  • Gaya hidup anggota Polri
  • Pelayanan publik prima
  • Inisiatif anti korupsi
  • Pembinaan SDM berbasis merit system
  • Sistem operasional yang proaktif dan problem solving
  • Pemberdayaan media sebagai sarana edukasi, informasi, dan inspirasi
  • Peningkatan kehadiran polisi dalam masyarakat (harkamtibmas)
  • Komunikasi sosial yang efektif
  • Penegakan hukum yang transparan dan akuntabel

Pengawasan Jadi Prioritas

Lebih lanjut, Kapolda menyebut bahwa dalam pelaksanaan audit ini terdapat dua kegiatan pengawasan penting sebagai bagian dari agenda reformasi Polri, yaitu:

  1. Optimalisasi pengawasan terhadap Pegawai Negeri pada Polri untuk menghilangkan pelanggaran disiplin, etik, maupun pidana.
  2. Optimalisasi pengawasan melekat guna memastikan setiap anggota menjalankan tugas sesuai aturan dan standar yang berlaku.

Audit kinerja ini diharapkan dapat menjadi momentum peningkatan kualitas tata kelola organisasi, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian melalui kinerja yang lebih profesional, transparan, dan berintegritas.

Berita Terkait

Polri untuk Masyarakat, Karo Penmas Tegaskan Transformasi Jadi Kunci Kepercayaan Publik
Presiden Prabowo Tinjau Pameran Bhayangkara, Soroti Inovasi Produk Dalam Negeri untuk Polri
Presiden Prabowo: Indonesia Sedang Jalani Transformasi Besar Menuju Negara Modern
Presiden Prabowo Terima Medali Loka Praja Samrakshana pada Hari Bhayangkara ke-80
Presiden Prabowo: Hukum Harus Tegak Adil, Tak Boleh Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas
Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 41.578 Personel Polri, 87 Perwira Tinggi Naik Jabatan
Gubernur Sulut Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bacakan Amanat Presiden Prabowo
Polres Tomohon Gelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, AKBP Nur Kholis: Jadi Pengingat Polri Harus Selalu Humanis dan Sinergi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:35 WITA

Polri untuk Masyarakat, Karo Penmas Tegaskan Transformasi Jadi Kunci Kepercayaan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:15 WITA

Presiden Prabowo: Indonesia Sedang Jalani Transformasi Besar Menuju Negara Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:38 WITA

Presiden Prabowo Terima Medali Loka Praja Samrakshana pada Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:30 WITA

Presiden Prabowo: Hukum Harus Tegak Adil, Tak Boleh Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:04 WITA

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 41.578 Personel Polri, 87 Perwira Tinggi Naik Jabatan

Berita Terbaru

Exit mobile version