Kebakaran Lahan Kosong di Malalayang Manado Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Damkar Cegah Api Meluas

Kamis, 30 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kebakaran lahan kosong terjadi di Kelurahan Malalayang Dua, Lingkungan VII, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Selasa (28/7/2026).

MANADO, Pilarportal.com – Kebakaran lahan kosong terjadi di Kelurahan Malalayang Dua, Lingkungan VII, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Selasa (28/7/2026).

Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran bersama personel Polresta Manado, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke permukiman warga.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.04 WITA itu menghanguskan lahan yang dipenuhi alang-alang dengan luas sekitar 40 x 30 meter di sekitar Gereja GMIM Galilea.

Kondisi lahan yang kering membuat api cepat membesar. Namun, kesigapan petugas di lapangan berhasil mencegah kobaran api menjalar ke rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Informasi awal kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dari seorang warga bernama Max. Setelah laporan masuk, satu unit armada pemadam langsung dikerahkan menuju lokasi.

Selain petugas damkar, personel Pamapta dan Unit Rayon Sat Samapta Polresta Manado turut diterjunkan untuk mengamankan lokasi serta membantu proses pemadaman.

Upaya gabungan tersebut membuahkan hasil. Setelah sekitar 40 menit melakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.45 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebuah bangunan sederhana berukuran sekitar 4 x 2 meter yang digunakan sebagai tempat berteduh ikut terbakar.

Kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp3 juta.

Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengapresiasi kerja cepat seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Kesigapan personel di lapangan bersama petugas pemadam kebakaran membuat api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke permukiman warga,” ujar Iptu Agus Haryono.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

“Apabila masyarakat menemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani lebih cepat dan mencegah dampak yang lebih besar,” tambahnya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api dipicu kondisi alang-alang yang kering akibat cuaca panas sehingga mudah terbakar.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Polisi Tiba 13 Menit, Polsek Wenang Amankan Pria Diduga Mabuk di Manado
Kapolres Talaud Bangun Sinergi Penegakan Hukum dengan PN Melonguane
Dirlantas Polda Sulut: Knalpot Brong Ganggu Ketertiban dan Kenyamanan
Jaga Kamtibmas dan Karhutla, Ini Pesan Kapolres Tomohon Novrial Kombo
Inafis Polres Minahasa Bersama Polsek Eris Tangani Penemuan Mayat Perempuan di Touliang Oki
TNI-Polri Kotamobagu Perkuat Koordinasi Jaga Keamanan Wilayah
TNI-Polri Gagalkan Penyelundupan 2.900 Kosmetik Ilegal di Perairan Sangihe
Sat Polairud Polresta Manado Tingkatkan Pengawasan dan Edukasi Keselamatan Pelayaran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:25

Kebakaran Lahan Kosong di Malalayang Manado Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Damkar Cegah Api Meluas

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:14

Polisi Tiba 13 Menit, Polsek Wenang Amankan Pria Diduga Mabuk di Manado

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:07

Kapolres Talaud Bangun Sinergi Penegakan Hukum dengan PN Melonguane

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:41

Dirlantas Polda Sulut: Knalpot Brong Ganggu Ketertiban dan Kenyamanan

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43

Jaga Kamtibmas dan Karhutla, Ini Pesan Kapolres Tomohon Novrial Kombo

Berita Terbaru

Exit mobile version