TNI-Polri Gagalkan Penyelundupan 2.900 Kosmetik Ilegal di Perairan Sangihe

Kamis, 30 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

TNI dan Polri menggagalkan dugaan penyelundupan 2.900 kemasan kosmetik ilegal jenis Cream Brilliant yang diduga berasal dari Filipina di perairan Kampung Tariang Baru, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Sangihe, Pilarportal.com – Tim gabungan TNI dan Polri menggagalkan dugaan penyelundupan 2.900 kemasan kosmetik ilegal jenis Cream Brilliant yang diduga berasal dari Filipina di perairan Kampung Tariang Baru, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Operasi penindakan dilakukan pada Senin (27/7/2026) malam setelah aparat menerima informasi dari masyarakat mengenai sebuah perahu yang dicurigai membawa barang ilegal dari luar negeri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel gabungan melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur masuk penyelundupan di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina.

Sekitar pukul 23.45 Wita, petugas menemukan sebuah perahu yang membawa puluhan dus kosmetik jenis Cream Brilliant.

Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat 29 dus berisi masing-masing 100 kemasan, sehingga total barang bukti yang diamankan mencapai 2.900 kemasan kosmetik.

Seluruh produk dikemas menggunakan plastik berwarna kuning dan merah.

Selain menyita barang bukti, petugas juga mengamankan perahu pengangkut beserta dua anak buah kapal (ABK) berinisial SK dan GM untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti kemudian dibawa ke Pelabuhan Petta, Kecamatan Tabukan Utara, sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Operasi tersebut melibatkan personel Polri, TNI Angkatan Darat, dan TNI Angkatan Laut Tahuna dalam upaya memperketat pengawasan jalur laut di kawasan perbatasan.

Penyidik kini masih mendalami asal-usul kosmetik ilegal tersebut, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan jaringan penyelundupan lintas negara.

Kasus ini menjadi perhatian karena wilayah perbatasan Indonesia-Filipina kerap dimanfaatkan sebagai jalur masuk barang ilegal melalui jalur laut.

Aparat memastikan pengawasan di kawasan perbatasan akan terus diperketat untuk mencegah masuknya barang ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat dan negara.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Polda Sulut Permudah Ojol Urus SIM
Diiming-imingi Kerja Jadi LC, 5 Orang Diamankan Polisi di Pelabuhan Bitung
Lurah Bahu Ivan Pepah Dampingi Kapolda Sulut Serap Aspirasi Masyarakat
Dialog di Pasar Bahu: Kapolda Sulut Dorong Potensi Pemuda Lewat Olahraga Tinju dan Pelatihan Keterampilan
PLN Siapkan 15 SPKLU di Kotamobagu, GM UID Suluttenggo Cek Kesiapan Layanan
Kapolda Sulut Turun ke DAS Tondano, Petakan Titik Rawan Banjir
Polres Tomohon Kawal Kebijakan Kapolri: Larang Vape, Personel Terancam Sanksi Disiplin Hingga Pidana!
Catatan Sepekan Operasi Patuh Klabat 2026 Wilayah Hukum Polda Sulut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:17

Polda Sulut Permudah Ojol Urus SIM

Kamis, 5 November 2026 - 18:01

Diiming-imingi Kerja Jadi LC, 5 Orang Diamankan Polisi di Pelabuhan Bitung

Kamis, 5 November 2026 - 11:35

Lurah Bahu Ivan Pepah Dampingi Kapolda Sulut Serap Aspirasi Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 10:45

Dialog di Pasar Bahu: Kapolda Sulut Dorong Potensi Pemuda Lewat Olahraga Tinju dan Pelatihan Keterampilan

Selasa, 3 November 2026 - 21:55

PLN Siapkan 15 SPKLU di Kotamobagu, GM UID Suluttenggo Cek Kesiapan Layanan

Berita Terbaru

Polri

Polda Sulut Permudah Ojol Urus SIM

Kamis, 5 Nov 2026 - 18:17

Click to listen highlighted text!
Exit mobile version