Gelar Deklarasi Anti Perundungan, SMA Negeri 1 Tareran Adalah Sekolah Pertama

Jumat, 30 September 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Minsel – Perundungan atau bullying merupakan isu global yang menjadi masalah penting di Indonesia. Menurut Global School Health Survey (2015), sekitar 21% anak usia 13-15 atau setara dengan 18 juta anak di Indonesia pernah mengalami perundungan dalam 1 bulan terakhir .

Sebagian besar siswa berusia 15 tahun (41%) menyebutkan telah mengalami perundungan lebih dari beberapa kali dalam sebulan terakhir. Jumlah ini lebih tinggi dari jumlah rata-rata pada negara tergabung dalam Organisasi Kerjasama dan Perkembangan Ekonomi (The Organisation for Economic Co-operation and Development), yaitu 22.7% .

Sebanyak 25% anak berusia 13-15 tahun menyatakan terlibat dalam kontak fisik, dimana secara signifikan lebih tinggi pada laki-laki, yaitu 36% dan anak perempuan sebanyak 13% .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima setidaknya 37.381 laporan perundungan dalam kurun waktu 2011 hingga 2019. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.473 kasus disinyalir terjadi di dunia pendidikan .

Berbagai data dan bukti menunjukkan bahwa pencegahan perundungan dapat bekerja secara efektif jika dilakukan di tingkat sekolah. Pedoman WHO (2020) terkait pencegahan kekerasan di sekolah menekankan pentingnya pendekatan seluruh komponen sekolah (whole school approach) dalam pencegahan perundungan, dengan melibatkan siswa, guru dan tenaga kependidikan, orang tua, serta masyarakat.

Mereka semua adalah sistem pendukung untuk mencegah perundungan di sekolah.

Bullying adalah suatu bentuk perilaku agresif yang dilakukan secara berulang dan melibatkan ketidakseimbangan kekuatan dengan tujuan menyakiti atau merugikan pihak lain dalam tindakan berulang atau bisa jadi merupakan efek domino dari perilaku tersebut.

Saat ini belum semua orang memahami bahwa ada peran-peran yang mempengaruhi terjandinya tindakan bullying.

Jadi pemahaman awal masyarakat bahwa bullying hanya terjadi di antara pelaku dan korban itu bisa ditepiskan dengan melihat siapa dan apa peran mereka dalam lingkaran bullying.

Terjadinya bullying di sekolah jelas membuat suasana yang tidak nyaman bagi korbannya. Belajar dengan suasana yang menyenangkan menjadi terganggu dengan munculnya perilaku tersebut.

Terpantau hari ini Jumat (30/09) berlangsung di SMA Negeri 1 Tareran kegiatan tersebut digelar serta dihadiri oleh kepala cabang dinas pendidikan Minsel Mitra Max Lengkong, Kapolsek Tareran AKP Anthonius Tumbelaka, kepala sekolah Drs Viktor Kowel, pengawas bina Aramis Lambone,S.Pd, para guru dan duta Perundungan yang berjumlah 19 siswa.

Pada kesempatan tersebut, Max Lengkong selaku kepala cabang dinas pendidikan Minsel Mitra mengapresiasi kegiatan yang digelar pertama kali di lingkungan dinas pendidikan Minsel Mitra.

“Tentunya apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa, guru, pegawai tata usaha, serta bapak kepala sekolah atas pelaksanaan kegiatan ini, juga dihimbau tetap mempraktekkan di lingkungan tempat kita tinggal atas apa yang sudah dilakukan hari ini”, ucap Lengkong.

Berita Terkait

Karena Minimnya Anggaran Dana Desa Pemdes Tumaluntung Satu, Optimis Bangun GOR Dengan Swadaya
Bupati Minsel FDW Hadiri Sosialisasi Layanan Administrasi Hukum Umum dan Fasilitasi Pendaftaran Perseroan Perorangan Untuk Pelaku UMKM
Wabup Kawatu, Mengikuti Daring Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 Dengan Kemendagri RI
Pemdes Pakuure Dua Gelar Posyandu, Bumii, Lansia dan balita
Wabup Kawatu Buka Turnamen Sepak Bola YOEL CUP 2 Di Wiau Lapi
Bupati Wongkar Mengkuti Musrembang RKPD 2027 Di Sulut
Danramil 1302-14 Amurang bagikan Fooding  Kacang hijau dan telur bagi pekerja KDPM  yang ikut lembur
Bupati FDW Hadiri Kegiatan Sosialisasi dan Closing KUR Perumahan, Sosialisasi Rumah Subsidi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:22 WITA

Karena Minimnya Anggaran Dana Desa Pemdes Tumaluntung Satu, Optimis Bangun GOR Dengan Swadaya

Selasa, 14 April 2026 - 17:43 WITA

Bupati Minsel FDW Hadiri Sosialisasi Layanan Administrasi Hukum Umum dan Fasilitasi Pendaftaran Perseroan Perorangan Untuk Pelaku UMKM

Senin, 13 April 2026 - 19:00 WITA

Wabup Kawatu, Mengikuti Daring Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 Dengan Kemendagri RI

Senin, 13 April 2026 - 01:53 WITA

Pemdes Pakuure Dua Gelar Posyandu, Bumii, Lansia dan balita

Sabtu, 11 April 2026 - 04:23 WITA

Wabup Kawatu Buka Turnamen Sepak Bola YOEL CUP 2 Di Wiau Lapi

Berita Terbaru

Exit mobile version