Welcome to Pilar Portal Berita Terkini   Click to listen highlighted text! Welcome to Pilar Portal Berita Terkini

Wakapolri Resmikan Laboratorium Sosial Sains di Akpol, Perkuat Transformasi SDM Polri

Selasa, 31 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Pilarportal.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam transformasi kelembagaan melalui reformasi doktrin dan penguatan sumber daya manusia (SDM).

Hal ini ditandai dengan peresmian pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang, Senin (30/3/2026).

Peresmian dilakukan melalui kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dipimpin langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, sekitar pukul 09.30 WIB di lingkungan Perpustakaan Akpol.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan laboratorium ini merupakan langkah strategis dalam menggeser paradigma kerja kepolisian dari yang bersifat reaktif menjadi proaktif, reflektif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

“Polisi masa depan tidak boleh hanya bekerja berdasarkan intuisi emosional. Setiap tindakan harus didasarkan pada riset yang mendalam. Laboratorium ini memastikan lulusan Akpol memiliki landasan filosofis, pedagogis, dan literasi yang kuat sebelum terjun ke lapangan,” tegasnya.

Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dirancang sebagai model pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat. Konsep ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan taruna berbasis realitas sosial.

BACA JUGA  Wakapolri Tinjau SPPG Polri Gedawang, Siap Produksi 4.100 Porsi Makanan Bergizi per Hari

Pandangan tersebut diperkuat oleh akademisi Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Rodiyah Tangwun, yang menyebut bahwa laboratorium sosial merupakan pendekatan pembelajaran reflektif yang berbasis pada realitas kehidupan masyarakat.

Dalam implementasinya, laboratorium ini memiliki tiga fungsi utama, yakni sebagai ruang belajar berbasis fakta sosial, sarana peningkatan kualitas pendidikan kepolisian yang seimbang antara teori dan praktik, serta sebagai ruang kolaborasi aktif antara taruna dan masyarakat.

Melalui pembangunan ini, Polri menargetkan lahirnya perwira polisi masa depan yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan kecerdasan holistik.

Sejumlah dampak positif yang diharapkan antara lain penguatan integritas dan komitmen moral, peningkatan keterampilan praktis berbasis situasi nyata, kemampuan analisis serta prediksi dinamika sosial, hingga pembentukan kepemimpinan lapangan yang adaptif dan solutif.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pejabat utama Mabes Polri, jajaran Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Kehadiran para akademisi tersebut menegaskan bahwa transformasi Polri dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan tinggi.

BACA JUGA  Ekspor Jagung Perdana Tandai Keberhasilan Sinergi Strategis Gugus Tugas Ketahanan Pangan POLRI

Selain itu, Polri juga terus mengembangkan ekosistem keilmuan kepolisian melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, termasuk penguatan pusat studi kepolisian di berbagai kampus sebagai bagian dari pengembangan konsep knowledge-based policing.

Pembangunan Laboratorium Sosial Sains di Akpol ini menjadi tonggak penting dalam reformasi Polri, khususnya dalam mencetak SDM unggul yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Melalui pendekatan berbasis riset, ilmu pengetahuan, dan kolaborasi lintas sektor, Polri menegaskan arah transformasi menuju institusi yang modern, profesional, dan terpercaya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Berita Terkait

Yudo Hermanto dan Awi Setiyono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol
Polri: Ruang Demokrasi Terjaga, Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai
Konflik Tonom-Ibolian Berakhir Damai, Senjata Rakitan dan Sajam Akan Dikumpulkan
Polda Jabar Siapkan 2.026 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar
Polda Sulut Perkuat Pencegahan Karhutla, 370 Kejadian Tercatat hingga September
Polres Minahasa Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pengancaman dan Pengrusakan
Polresta Manado Tangkap 4 Terduga Curanmor, 5 Motor Ditemukan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:54

Polri: Ruang Demokrasi Terjaga, Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Jumat, 25 September 2026 - 07:49

Konflik Tonom-Ibolian Berakhir Damai, Senjata Rakitan dan Sajam Akan Dikumpulkan

Jumat, 25 September 2026 - 06:30

Polda Jabar Siapkan 2.026 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 25 September 2026 - 06:02

Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar

Kamis, 24 September 2026 - 13:11

Polda Sulut Perkuat Pencegahan Karhutla, 370 Kejadian Tercatat hingga September

Berita Terbaru

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi keluarga yang terdampak secara ekonomi.

Manado

Lapas Manado Salurkan Bansos untuk Keluarga WBP

Jumat, 25 Sep 2026 - 19:26

Click to listen highlighted text!