Viral! Live Facebook Selamatkan Tiga Nelayan Talaud yang Hanyut Diterjang Gelombang

Jumat, 31 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Tiga nelayan asal Desa Bowombaru, Kecamatan Melonguane Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud, berhasil diselamatkan setelah perahu motor yang mereka gunakan bocor dan hanyut diterjang cuaca ekstrem di perairan Melonguane, Rabu (29/7/2026).

TALAUD, Pilarportal.com – Tiga nelayan asal Desa Bowombaru, Kecamatan Melonguane Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud, berhasil diselamatkan setelah perahu motor yang mereka gunakan bocor dan hanyut diterjang cuaca ekstrem di perairan Melonguane, Rabu (29/7/2026).

Ketiga nelayan tersebut masing-masing Permenas Mananoma (50), Kodemus Mananoma (64), dan Kris Edward Mangalehe (32).

Insiden bermula saat mereka sedang melaut. Gelombang tinggi menghantam perahu hingga mengalami kebocoran, sementara mesin perahu mati sehingga ketiganya terombang-ambing di tengah laut.

Dalam situasi darurat, Permenas Mananoma memanfaatkan fitur siaran langsung di Facebook untuk meminta bantuan dan menunjukkan kondisi yang mereka alami.

Siaran langsung tersebut dilihat oleh pemilik perahu, Helen Makawekes, yang segera menghubungi keluarga korban serta warga setempat untuk melakukan pencarian.

Respons cepat masyarakat membuahkan hasil. Sekitar dua jam setelah laporan diterima, tim pencari berhasil menemukan ketiga nelayan dalam keadaan selamat.

Saat ditemukan, perahu mereka hampir tenggelam akibat dipenuhi air yang masuk melalui bagian lambung yang bocor.

Personel Polsek Melonguane bersama Sat Polairud Polres Kepulauan Talaud turut memantau proses penyelamatan dan membantu menarik perahu ke daratan agar tidak hanyut lebih jauh.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Dwi Yatmoko mengapresiasi kepedulian warga yang bergerak cepat setelah menerima informasi dari media sosial.

Ia juga mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dengan memantau prakiraan cuaca sebelum berangkat melaut serta memastikan kondisi perahu dalam keadaan layak digunakan.

Ketiga nelayan akhirnya tiba dengan selamat di Pantai Desa Bowombaru sekitar pukul 15.00 WITA tanpa mengalami luka serius.

Peristiwa ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan teknologi komunikasi dapat berperan penting dalam mempercepat penyampaian informasi darurat dan mendukung upaya penyelamatan jiwa di laut.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Patroli Rayon Pantera Polresta Manado Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Respons Cepat Laporan Warga Jadi Prioritas
11 Menit Tiba di Lokasi Kebakaran Aspol Pakowa, Polresta Manado Buktikan Kecepatan Layanan Darurat 112/110
Kapolres Talaud dan Dandim Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan Perbatasan
Polri Siagakan Puluhan Ribu Personel Hadapi Karhutla 2026, Perkuat Patroli hingga Water Bombing
Kebakaran Lahan Kosong di Malalayang Manado Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Damkar Cegah Api Meluas
Polisi Tiba 13 Menit, Polsek Wenang Amankan Pria Diduga Mabuk di Manado
Kapolres Talaud Bangun Sinergi Penegakan Hukum dengan PN Melonguane
Dirlantas Polda Sulut: Knalpot Brong Ganggu Ketertiban dan Kenyamanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:43

Patroli Rayon Pantera Polresta Manado Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Respons Cepat Laporan Warga Jadi Prioritas

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:34

11 Menit Tiba di Lokasi Kebakaran Aspol Pakowa, Polresta Manado Buktikan Kecepatan Layanan Darurat 112/110

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:27

Viral! Live Facebook Selamatkan Tiga Nelayan Talaud yang Hanyut Diterjang Gelombang

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:19

Kapolres Talaud dan Dandim Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan Perbatasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:51

Polri Siagakan Puluhan Ribu Personel Hadapi Karhutla 2026, Perkuat Patroli hingga Water Bombing

Berita Terbaru

Exit mobile version