PLN Nyalakan Harapan Warga Poso Lewat Program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”

Pilarportal.com, Poso, 31 Oktober 2025 — Setelah dua tahun hidup dalam gelap, Ni Wayan Jarniti akhirnya bisa menikmati terang di rumah sederhananya di Desa Tangkura, Kecamatan Lore Peore, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Malam itu, untuk pertama kalinya cahaya lampu menembus dinding kayu rumahnya.

Selama ini, perempuan 56 tahun itu hanya mengandalkan pelita minyak untuk menerangi malam.

Hidup sendiri di tengah kebun kecil yang menjadi sumber penghidupannya, Ni Wayan menyimpan harapan sederhana: suatu hari, rumahnya benar-benar diterangi listrik.

Harapan itu akhirnya terwujud melalui program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” yang digagas oleh PT PLN (Persero).

Ia menjadi salah satu dari 20 keluarga prasejahtera di Kabupaten Poso yang mendapatkan sambungan listrik gratis.

“Setelah dua tahun rumah kami gelap tanpa listrik, hari ini akhirnya terang. Bantuan ini membawa sukacita bagi kami. Terima kasih kepada PLN yang sudah menghadirkan terang kasih di setiap sudut negeri ini,” ujar Ni Wayan dengan mata berkaca-kaca.

Secara keseluruhan, terdapat 62 keluarga di Sulawesi Tengah yang menerima bantuan serupa.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, yang dilaksanakan serentak oleh insan PLN di seluruh Indonesia.

Bantuan ini merupakan hasil gotong royong pegawai PLN yang menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati listrik secara layak.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan di seluruh Tanah Air.

“Semangat gotong royong melalui program Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan menjadi bukti komitmen PLN untuk menghadirkan listrik bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.

Rizal menambahkan, kehadiran listrik bagi keluarga prasejahtera bukan sekadar penerangan, tetapi juga membuka peluang baru untuk meningkatkan taraf hidup.

“Setiap cahaya yang kami nyalakan adalah langkah kecil menuju perubahan besar. Energi listrik bukan hanya soal kebutuhan dasar, tetapi fondasi bagi kemajuan dan kesejahteraan,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan komitmen PLN untuk terus memastikan seluruh warga di Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo menikmati akses listrik yang layak.

“Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dari akses listrik. Ini adalah bukti nyata PLN hadir untuk negeri,” tegasnya.

Program Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan di Desa Tangkura menjadi bagian dari penyalaan serentak di seluruh unit PLNse-Indonesia.

Secara nasional, lebih dari 8.000 keluarga tidak mampu telah mendapatkan sambungan listrik gratis melalui program ini.