Kemenkes – IFC Jalin Kerja Sama Pengembangan Sektor Kesehatan

Selasa, 16 Mei 2023 - 23:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Jakarta – Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) dan International Finance Corporation (IFC) sebagai anggota grup World Bank berkolaborasi melakukan program pengembangan sektor kesehatan Indonesia. Tujuannya meningkatkan upaya ketahanan dan pertumbuhan sektor kesehatan, sekaligus menarik investasi dan transfer teknologi untuk menggerakkan ekonomi pasca pandemi.

Sebagai langkah awal, Kemenkes dan IFC menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait program penjajakan peluang untuk memperkuat pengembangan proyek sektor kesehatan di Indonesia. Proyek tersebut khususnya di bidang kefarmasian, vaksin, dan teknologi kesehatan yang sejalan dengan transformasi sistem kesehatan Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin mengatakan pentingnya kemitraan antara publik dan swasta dalam membangun kesiapan menghadapi pandemi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya berharap bahwa pelajaran dari COVID-19 akan memacu kesiapsiagaan menghadapi pandemi. Semoga agenda penting ini dapat memicu industri farmasi dan alkes nasional untuk terus berkarya dan berinovasi dalam mendukung produksi obat dan alat kesehatan dalam negeri,” ujar Menkes Budi.

Setelah dicabutnya status pandemi global oleh WHO, pemerintah memfokuskan kembali sistem kesehatan dan peningkatan kapasitas produksi industri farmasi dan alat kesehatan.

BACA JUGA  Kemenkes Meminta Dokter dan Tenaga Kesehatan Tidak Meninggalkan Pelayanan Pasien

Hal itu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan terjangkau.

Pada awal pandemi, sektor farmasi dan alat kesehatan Indonesia masih bergantung signifikan pada impor. Sebanyak 90% bahan baku obat masih diimpor, 88% transaksi alat kesehatan di e-katalog merupakan produk impor, serta rendahnya pendanaan penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan di Indonesia.

Pandemi COVID-19 memberikan pembelajaran sangat penting dalam sektor kesehatan di Indonesia dan menjadi tonggak Kemenkes melakukan transformasi melalui kebijakan yang terintegrasi dari hulu sampai ke hilir.

Salah satunya dengan meningkatkan ketahanan sektor farmasi & alat kesehatan.
Berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan agenda transformasi, termasuk antara lain dengan menjalin koordinasi lintas sektor untuk jejaring riset, transfer teknologi dan kerja sama global untuk inovasi pengembangan bahan baku obat dan alat kesehatan produksi dalam negeri.

Besarnya kebutuhan akan investasi untuk peningkatan produksi, memperbarui teknologi, efisiensi dan menjangkau pasar global, perlu dilakukan kerja sama global yang saling mendukung dan menguntungkan.

BACA JUGA  Implementasikan Transformasi Kesehatan, Kemenkes Gandeng TNI

Dalam konteks ini, kemitraan Kemenkes dan IFC akan membantu mengatasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh industri farmasi dan alat kesehatan yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing industri dan daya saing nasional.

MoU ditandatangani oleh Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI L. Rizka Andalusia dan Kim-See Lim, Direktur Regional IFC Asia Timur dan Pasifik yang disaksikan oleh Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin dan Managing Director IFC, Makhtar Diop.

Lebih lanjut, Dirjen Rizka menjelaskan peningkatan daya saing industri farmasi dan alat kesehatan dalam negeri merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mencapai kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing nasional bangsa Indonesia.

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Manado Perkuat Transparansi dan Layanan JKN Lewat Media Gathering 2026
Jaksa Agung Buka Musrenbang 2026, Transformasi Digital Jadi Fokus Kejaksaan Menuju Indonesia Emas
Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Program MBG
Nanik S. Deyang Nahkodai Badan Gizi Nasional
Presiden Prabowo Terima Wakil Perdana Menteri  Qatar
Presiden Prabowo Kenang Pengabdian Ryamizard Ryacudu untuk Bangsa dan Negara
Presiden Prabowo Serukan Semangat Waisak untuk Perkuat Kerukunan Nasional
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Wafat, Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:58 WITA

BPJS Kesehatan Manado Perkuat Transparansi dan Layanan JKN Lewat Media Gathering 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:07 WITA

Jaksa Agung Buka Musrenbang 2026, Transformasi Digital Jadi Fokus Kejaksaan Menuju Indonesia Emas

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:23 WITA

Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Program MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:01 WITA

Nanik S. Deyang Nahkodai Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:41 WITA

Presiden Prabowo Terima Wakil Perdana Menteri  Qatar

Berita Terbaru

Daerah

Pemdes Tinanian Rayakan HUT Desa Ke-18

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:46 WITA