Kejari Manado Setor Rp1,7 Miliar ke Kas Negara Terkait Korupsi Dana Banjir Manado 2014

Jumat, 16 Juni 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejari Manado Setor  Rp1,7 Miliar ke Kas Negara Terkait Korupsi Dana Banjir Manado 2014/

Kejari Manado Setor Rp1,7 Miliar ke Kas Negara Terkait Korupsi Dana Banjir Manado 2014/

Pilarportal.com – Manado – Kejaksaaan Negeri (Kejari) Manado melaksanakan eksekusi denda dan uang pengganti terkait kasus tindak pidana korupsi dana hibah penanggulangan bencana banjir Manado tahun 2014, Jumat (15/6/2023).

Menurut Kepala Kejari Manado, Wagiyo SH MH, terpidana dimaksud atas nama Ir. Yenni Siti Rostiani MPA (YSR).

Wagiyo menjelaskan ini merupakan eksekusi tahap pertama dengan rincian denda Rp400 juta dan uang pengganti Rp1,360 miliar yang langsung diserahkan ke BRI.

“Total hari ini yang disetorkan ke rekening penerimaan negara sebesar Rp1.760.000,” kata Wagiyo.

Menurut Wagiyo, YSR merupakan Direktur Utama PT. Kogas Driyap Konsultansi diajukan ke persidangan karena telah melakukan penyimpangan dana kegiatan Rehabilitasi/Rekonstruksi Konsultansi manajemen INSITU.

Pasca bencana banjir Manado yang berasal dari Dana Hibah Penanggulangan Bencana Banjir Kota Manado Tahun 2014 antara bulan Juli 2015 – Desember 2016.

Dan berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2642 K/Pid.Sus/2021 tanggal 12 AguSTUS 2021, jo. Putusan Pengadilan Tinggi Manado Nomor : 1/PID.TPK/2021/PT MND tanggal 4 Februari 2021.

BACA JUGA  Kasi Intel Kejari Manado Program Jaksa Masuk Sekolah di SMP 3 Manado

Telah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Serta dijatuhkan pidana penjara selama 9 tahun dan pidana denda sejumlah Rp400.000.000, subsidair pidana kurungan selama 6 bulan,” jelas Wagiyo.

Selain dikenakan pidana penjara dan denda, lanjut Wagiyo, terhadap terpidana juga dikenakan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp.6.355.765.517,00 (enam miliar tiga ratus lima puluh lima juta tujuh ratus enam puluh lima ribu lima ratus tujuh belas rupiah).

Jika uang pengganti tersebut tidak dibayar maka harta benda terdakwa disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

“Dalam hal Terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka diganti dengan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun,” ungkap Wagiyo.

Wagiyo pun berujar, untuk menjalankan putusan Pengadilan tersebut Jaksa Kejaksaan Negeri Manado beberapa waktu lalu telah melakukan eksekusi pidana badan dengan memasukkan terpidana ke Lapas Manado.

BACA JUGA  Kejari Manado Musnahkan Babuk Kasus Pidana, Ada Shabu, Miras Hingga Senpi

Dan saat ini terpidana melakukan pembayaran denda sejumlah Rp. 400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah), dan membayar uang pengganti sejumlah Rp .1.360.000.000,00 (Satu Miliyar Tiga Ratus Enam Puluh Juta Rupiah) kepada Jaksa.

Untuk selanjutnya total dana sebesar Rp. 1.760.000.000,00 (Satu Miliyar Tujuh Ratus Enam Puluh Juta Rupiah disetor ke Kas Negara sebagai PNBP Kejaksaan,” terang Wagiyo lagi.

Wagiyo juga mengungkapkan, Jaksa Kejaksaan Negeri Manado sedang menelusuri aset-aset milik terpidana YSR.

“Baik yang ada di Kota Manado maupun di luar Kota Manado untuk kepentingan eksekusi uang pengganti sesuai putusan pengadilan,” tandasnya.(*/yud)

Berita Terkait

Polda Sulut Bongkar Peredaran Liquid Sintetis Mengandung Pinaca di Manado
Polresta Manado Ungkap Dua Kasus Narkoba, Sita 1.450 Butir Trihexyphenidyl
Advokat Ryan Maariwuth Desak Pelindo Evaluasi Pungutan Rp5.000 di Pelabuhan Manado
Kebakaran di Manado, PMI Sulut Salurkan Bantuan bagi 37 KK di Sindulang Satu
Bapas Manado Gelar FGD Pembimbingan Pidana Pengawasan dan Kerja Sosial
Polres Sitaro Ungkap Dugaan Peredaran Sabu dari Palu
Kejanggalan Tanda Tangan dan Tanggal BAP, Usai Sidang Titaribka Tambahani Laporkan Dugaan Pemalsuan BAP
Polda Sulut Bongkar Love Scamming, Korban Rugi Rp850 Juta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:46

Polda Sulut Bongkar Peredaran Liquid Sintetis Mengandung Pinaca di Manado

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:17

Polresta Manado Ungkap Dua Kasus Narkoba, Sita 1.450 Butir Trihexyphenidyl

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:46

Advokat Ryan Maariwuth Desak Pelindo Evaluasi Pungutan Rp5.000 di Pelabuhan Manado

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42

Kebakaran di Manado, PMI Sulut Salurkan Bantuan bagi 37 KK di Sindulang Satu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:18

Bapas Manado Gelar FGD Pembimbingan Pidana Pengawasan dan Kerja Sosial

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!