Adukan Kasusnya di LPKRI Sulut, Ahli Waris Minta Kebijakkan Bank Plat Merah KCP Tomohon

Sabtu, 17 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan ahli waris almarhumah Janete Rumate yakni Nevy Mandolang bersama Ketua LPKRI Sulut Stevi Sumampouw.

Perwakilan ahli waris almarhumah Janete Rumate yakni Nevy Mandolang bersama Ketua LPKRI Sulut Stevi Sumampouw.

Pilarportal.com — Manado – Perwakilan ahli waris almarhumah Janete Rumate yakni Nevy Mandolang mendatangi Bank Plat Merah yang ada di Kota Tomohon pada Bulan Januari 2024 lalu.

Kedatangan Nevy yang merupakan anak dari almarhumah Janete Rumate hendak menanyakan perihal status surat tanah yang menjadi angunan kredit senilai 550 juta oleh sang Ibu.

“Bulan Januari 2024 lalu, saya mendatangi salah-satu Bank di Tomohon menanyakan surat anggunan/jaminan saat almarhumah Ibu saya kredit 550 juta, namun dari pihak Bank tersebut menjelaskan bahwa cicilan harus dilanjutkan meski Ibu saya sudah meninggal,” terang Nevy di Kantor LPKRI Sulut Jl. 17 Aguatus, Jumat (16)/2).

Menurut Nevy pernyataan pihak Bank, tidak menjelaskan secara rinci kenapa ahli waris yang melanjutkan cicilan.

Padahal, kata Nevy waktu pihak Bank meminta ahli waris saat pengajuan kredit, adiknya bernama Jafert Christian Mandolang yang didaftarkan.

“Nah, kalau dari pihak Bank meminta ahli waris yang meneruskan cicilan, apakah adik saya yang masih sekolah ini yang akan menyicil? sementara dia tidak ada sumber penghasilan,” tutur Vendy.

BACA JUGA  Sumampouw Cs Bertemu Menhan Prabowo, ini Tujuannya

Diakui Vendy, dirinya dan keluarga meminta kebijakkan dari pihak Bank plat merah tersebut.

Kecewa dan tidak puas dengan penjelasan pihak Bank, Vendy mendatangi Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK-RI) Sulawesi Untara (Sulut).

Mendapat aduan dari konsumen, Ketua LPK-RI Stevi Sumampouw, menyayangkan sikap pihak Bank plat merah tersebut.

“Harusnya ada kebijakan yang baik antara kreditur kepada debitur. Bagaimana mungkin bank menuntut pembayaran hutang dari orang yang sedang berduka akibat kehilangan anggota keluarga mereka?” kesal Sumampouw.

Sumampouw menambahkan, dalam hal debitur meminta kejelasan kepada kreditur, seharusnya diberikan penjelasan, “sebagai contoh kreditur menjelaskan perjanjian atau undang-undang yang mengatur jika debitur meninggal, ahli waris yang meneruskan cicilan.

Sumampouw berharap agar dalam kasus ini baik pihak kreditur maupun debitur ada solusi, secara khusus dari kreditur ada kebijakkan. (tim)

Berita Terkait

1.119 Titik Panas Terdeteksi di Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Perintahkan Siaga Karhutla
KPK Dorong Komunikasi Publik di Sulut Jadi Senjata Cegah Korupsi
HUT ke-81 RI, 1.874 Warga Binaan di Sulut Terima Remisi
Imigrasi Perkuat Pencegahan TPPO di Perbatasan Sulawesi
HUT RI ke-81, Pemprov Sulut Gelar Gerak Jalan 8 hingga 45 Km
Hadapi Puncak El Nino, PMI Sulut Buka Posko Bantuan Air Bersih
Gubernur Yulius Selvanus Rotasi Tiga Pejabat, Dorong Birokrasi Lebih Profesional dan Responsif
Imigrasi Sulut Umumkan UPT Berkinerja Terbaik Semester I 2026, Ini Daftarnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:13

1.119 Titik Panas Terdeteksi di Sulut, Gubernur Yulius Selvanus Perintahkan Siaga Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:09

KPK Dorong Komunikasi Publik di Sulut Jadi Senjata Cegah Korupsi

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:26

HUT ke-81 RI, 1.874 Warga Binaan di Sulut Terima Remisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:46

Imigrasi Perkuat Pencegahan TPPO di Perbatasan Sulawesi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:48

HUT RI ke-81, Pemprov Sulut Gelar Gerak Jalan 8 hingga 45 Km

Berita Terbaru