Personel Sat Pol Airud Polresta Manado Amankan dan Olah TKP Kebakaran Kapal Pajeko

Sabtu, 27 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Sat Pol Airud Polresta Manado berhasil mengamankan dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kebakaran kapal pajeko KM. Josh 02 di dermaga Tumumpa.

Personel Sat Pol Airud Polresta Manado berhasil mengamankan dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kebakaran kapal pajeko KM. Josh 02 di dermaga Tumumpa.

Pilarportal.com — Manado – Personel Sat Pol Airud Polresta Manado berhasil mengamankan dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kebakaran kapal pajeko KM. Josh 02 di dermaga Tumumpa.

Kejadian ini terjadi sekira pukul 05.30 WITA saat piket penjagaan menerima laporan dari masyarakat mengenai kebakaran kapal di tempat pelelangan ikan Tumumpa, Sabtu (27/4/2024).

Setelah menerima laporan, piket jaga segera mendatangi Personel TKP dan memastikan kebenaran informasi dengan berinteraksi langsung dengan masyarakat di TPI Tumumpa.

Kapal yang terbakar adalah kapal penangkap ikan jenis pukat lingkar milik saudara Rico Tatukude. Nahkoda kapal, Efrad Olongsongke (45 tahun), menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi tentang kebakaran sekitar jam 00.45 WITA dan segera bergerak menuju TKP.

Meskipun telah melakukan upaya pemadaman bersama masyarakat sekitar menggunakan alat konvensional, namun api berhasil dipadamkan setelah menghanguskan dek atas kapal.

Dalam kejadian ini, terdapat tiga ABK yang sedang berjaga di kapal. Salah satu ABK, Lutfi Bombaya (44 tahun), mengalami luka bakar di tangan dan kaki dan sedang dirawat di RS Siti Maryam Tuminting.

BACA JUGA  Kapolres Metro Jaksel: Anggota Polresta Manado Ditemukan Meninggal Dengan Luka Tembak di Kepala

Lutfi menceritakan bahwa ia bersama dua ABK lainnya, Robi Kasiaha dan Kristian Tindas, sedang berjaga di atas kapal. Ketika menyadari kebakaran, Lutfi dan Robi berhasil melompat keluar dari kapal, sementara Kristian melompat ke kapal sebelah karena api telah menyebar ke dalam kamar anjungan.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun satu orang mengalami luka bakar. Kerugian materiil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai 500 juta rupiah.

Kepolisian telah mengambil tindakan dengan mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian ini.

Berita Terkait

Kolaborasi Warga dan Polisi Padamkan Kebakaran Lahan di Tuminting Sebelum Meluas
Buron Kasus Penganiayaan di Bahu Ditangkap Polsek Malalayang, Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan
Bukan Sekadar Turnamen, Kapolri Cup 2026 Tutup dengan Duel Seru Sigit-Bahlil
Kapolri Cup 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergi Polri, TNI, dan Kementerian
PMI Sulut Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Wanea Manado, 49 Jiwa Terdampak
Hoegeng Awards 2026 Umumkan Lima Polisi Inspiratif, Kapolri Tekankan Integritas
Daftar Mutasi Polri Terbaru: Sejumlah Pejabat Utama Polda Sulut Resmi Bergeser
Patroli Rayon Pantera Polresta Manado Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Respons Cepat Laporan Warga Jadi Prioritas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:38

Kolaborasi Warga dan Polisi Padamkan Kebakaran Lahan di Tuminting Sebelum Meluas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:45

Buron Kasus Penganiayaan di Bahu Ditangkap Polsek Malalayang, Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:33

Bukan Sekadar Turnamen, Kapolri Cup 2026 Tutup dengan Duel Seru Sigit-Bahlil

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:33

Kapolri Cup 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergi Polri, TNI, dan Kementerian

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:46

PMI Sulut Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Wanea Manado, 49 Jiwa Terdampak

Berita Terbaru