Desa Kolongan Atas Gelar Rembuk Stunting, Fokus Pada Pencegahan dan Penanganan

Jumat, 30 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,Minahasa – Pemerintah Desa (Pemdes) Kolongan Atas Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa menggelar kegiatan rembuk stunting dalam upaya pencegahan stunting secara bersama-sama dan terintegrasi untuk mencapai hasil yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat Desa Kolongan Atas.

Kegiatan digelar di Aula Kantor Desa setempat, Jumat (30/8/2024) dan dihadiri Hukum Tua Kolongan Atas Rudy Tendean, Camat Sonder Dianny A Dien SSTP,  Ketua BPD, Dari Puskesmas Olivia Mandagi, Sekdes, perangkat desa, pendamping desa, pengurus Bumdes, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam arahannya, Camat Sonder Dianny Dien menekankan pentingnya rembuk stunting sebagai upaya kolektif untuk mencegah terjadinya stunting pada anak-anak di Desa Kolongan atas.

“Stunting adalah masalah serius yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak, yang pada akhirnya mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, rembuk stunting ini menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang cukup dan perawatan kesehatan yang memadai,” ujar Camat.

BACA JUGA  Hukum Tua Rudy Tendean Ikuti Bimtek Optimalisasi Pemerintah, Pemateri Bupati Kumendong

Dalam hal ini, Hukum tua Desa Kolongan atas Rudy Tendean juga, mengatakan tujuan dari kegiatan ini merupakan upaya pemerintah desa dalam menekan angka stunting terutama di Desa Kolongan atas.

“Rembuk Stunting kali ini dirancang sebagai wadah untuk mendengarkan langsung gambaran serta hambatan yang dihadapi oleh para petugas lapangan,” ujar Tendean.

Menurutnya kegiatan ini bertujuan untuk mencari solusi tindakan yang tepat guna menekan angka bila ada terjadi stunting di Desa Kolongan Atas Kecamatan Sonder.

Ia juga menambahkan agar program edukasi dan penyuluhan mengenai pentingnya asupan gizi yang baik, kebersihan lingkungan, dan perilaku hidup sehat kepada masyarakat desa juga menjadi prioritas.

Edukasi ini akan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mencapai efektivitas yang lebih tinggi,” ucap Tendean.

“harapannya, upaya pencegahan stunting ini dapat memberikan dampak signifikan dalam meminimalisir kesehatan, maupun gizi anak yang kurang sehingga masyarakat lebih sehat baik jasmani dan rohaninya,” pungkasnya. (DRO)

Berita Terkait

Lapas Tondano Perkuat Pencegahan Fraud Pengadaan Barang dan Pengelolaan BMN
Buka Evaluasi PEKPPP 2026, Sekda Lynda Watania Dorong Tata Kelola Pemkab Minahasa
Stefanus Liow Dorong Peran BPD dan Srikandi Jaga Desa
Ikut Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa Hukum Tua Koha Timur Sampaikan Apresiasi
Srikandi Jaga Desa Minahasa Pembekalan Hukum Bagi Hukum Tua Perempuan
Gelar Ibadah Syukur HUT ke-58, Lynda Watania: Semua karena Kemurahan Tuhan
Kasikum Polres Minahasa Berikan Penyuluhan Hukum Kepala Pelajar SMK Negeri 1 Tondano
Kasat Binmas Polres Minahasa Berikan Edukasi Bahaya Narkoba Kepada Siswa Baru SMA Negeri 1 Tondano

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:37

Lapas Tondano Perkuat Pencegahan Fraud Pengadaan Barang dan Pengelolaan BMN

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:27

Buka Evaluasi PEKPPP 2026, Sekda Lynda Watania Dorong Tata Kelola Pemkab Minahasa

Senin, 20 Juli 2026 - 19:40

Stefanus Liow Dorong Peran BPD dan Srikandi Jaga Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 18:32

Ikut Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa Hukum Tua Koha Timur Sampaikan Apresiasi

Senin, 20 Juli 2026 - 17:57

Srikandi Jaga Desa Minahasa Pembekalan Hukum Bagi Hukum Tua Perempuan

Berita Terbaru