Ketua PGI Sampaikan Apresiasi kepada Kapolri atas PAM Nataru

Jumat, 3 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty

Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty

Pilarportal.com, Jakarta – Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dan seluruh jajaran kepolisian atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mengamankan perayaan Natal 2024 serta pergantian tahun 2025.

Kami atas nama Majelis Pekerja Harian Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia.

“Dedikasi dan kerja keras mereka telah memastikan perayaan Natal dan pergantian tahun berlangsung aman dan damai,” ujar Ketua Jacklevyn dalam pernyataan resminya.

Ia menambahkan bahwa pengamanan dari pihak kepolisian tidak hanya memberikan rasa aman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah, tetapi juga mencerminkan komitmen yang kuat untuk menjaga kerukunan dan persaudaraan di Indonesia.

“Kiranya Allah merahmati seluruh dedikasi dan kerja keras Kepolisian Republik Indonesia demi terciptanya damai dan persaudaraan di tengah masyarakat kita,” tutup Jacklevyn.

Apresiasi ini disampaikan setelah perayaan Natal berlangsung lancar di berbagai daerah di Indonesia.

BACA JUGA  Kapolri Pastikan Pengawalan di Daerah Rawan Diberikan Kepada Pemudik

Kepolisian diketahui telah mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan tempat ibadah dan pusat keramaian, sebagai bagian dari Operasi Lilin yang rutin dilakukan setiap tahun.

Sejarah PGI

Pada tanggal 6-13 November 1949 diadakan: ‘Konferensi Persiapan Dewan Gereja-gereja di Indonesia.” Seperti diketahui sebelum Perang Dunia II telah diupayakan mendirikan suatu Dewan yang membawahi pekerjaan Zending; namun karena pecahnya PD II maksud tersebut diundur. Setelah PD II berdirilah tiga buah Dewan Daerah, yaitu:

“Dewan Permusyawaratan Gereja-gereja di Indonesia, berpusat di Yogyakarta (Mei 1946) ; “Majelis Usaha bersama Gereja-gereja di indonesia bagian Timur”, berpusat di Makasar (9 Maret 1947) dan “Majelis Gereja-gereja bagian Sumatera” (awal tahun 1949), di Medan.

 

 

Berita Terkait

Kapolres Bolmut Sampaikan ini saat Jumat Keliling di Masjid Al-Munawar Boroko,
Forum Pelita Sulut Dilantik, Perkuat Kerukunan Lintas Agama
Polri dan PBNU Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Masyarakat
Prabowo Terima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang
Polri Apresiasi Aksi Damai, Tegaskan Pelayanan Humanis
Di Tengah El Nino, Kapolda Sulut dan Forkopimda Panen Jagung Yellow Corn
Dugaan Korupsi Dana Advertorial Pemprov Sulut, Kerugian Negara Capai Rp7,5 Miliar
Kapolda Sulut Ajak Generasi Muda Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:26

Kapolres Bolmut Sampaikan ini saat Jumat Keliling di Masjid Al-Munawar Boroko,

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:28

Forum Pelita Sulut Dilantik, Perkuat Kerukunan Lintas Agama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:54

Polri dan PBNU Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:19

Prabowo Terima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:42

Polri Apresiasi Aksi Damai, Tegaskan Pelayanan Humanis

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!