Polri Perkuat Jati Diri Bangsa, Gelar Seminar Nasional Wujudkan SDM Sadar Berkarakter

Kamis, 16 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polri menggelar seminar bertajuk “Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Polri Sadar Berkarakter” di Jakarta Selatan.

Polri menggelar seminar bertajuk “Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Polri Sadar Berkarakter” di Jakarta Selatan.

Pilarportal.com, Jakarta, 15 Oktober 2025 – Polri menggelar seminar bertajuk “Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Polri Sadar Berkarakter di Jakarta Selatan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Polridalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, profesional, dan berkarakter, dengan semangat nasionalisme yang berakar pada jati diri bangsa di tengah dinamika geopolitik global.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Pol Anwar, yang membuka sekaligus menjadi keynote speaker, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata upaya Polri memperkuat institusi dari dalam melalui pembangunan karakter personel.

“Seminar ini menjadi bagian kecil dari langkah nyata dan sistematis Polriuntuk memperbaiki diri dengan membangun SDM yang unggul, profesional, dan berkarakter Bhayangkara Indonesia melalui pilar spiritual, intelektual, dan kultural,” ujar Irjen Anwar.

Lebih lanjut, seminar ini juga menjadi awal dari penyusunan kurikulum dan modul pembinaan karakter yang berfokus pada tiga pilar utama tersebut sebagai dasar dalam memperkuat jati diri Bhayangkara Indonesia.

BACA JUGA  Polri Siarkan Langsung Proses Rekrutmen Anggota untuk Cegah Pelanggaran

Hasil Riset: Dimensi Spiritual Masih Lemah

Ketua Tim Peneliti Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia, Dr. Junus Simangunsong, S.Si., M.T., dalam paparannya menyampaikan hasil riset “Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Manusia Indonesia Seutuhnya.”

Riset tersebut mengungkap bahwa dimensi spiritual memperoleh skor terendah (4,28) dibandingkan dimensi intelektual (4,43) dan kultural (4,46). Hal ini menunjukkan perlunya penguatan kesadaran spiritual dalam tubuh Polri.

“Hasil riset ini mendapat dukungan penuh dari Polri dan akan dijadikan dasar fundamental dalam penyusunan kurikulum pembinaan karakter Polri,” jelas Irjen Anwar.

Perkuat Nasionalisme di Tengah Geopolitik Global

Salah satu narasumber, Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol Langgeng Purnomo, memaparkan pentingnya penguatan nasionalisme dalam menghadapi tarik-menarik geopolitik internasional.

“Pelindung utama Bangsa Indonesia dalam mengelola tarik menarik geopolitik internasional adalah dengan cara menguatkan jiwa nasionalisme yang dijiwai jati diri bangsa,” tegas Brigjen Langgeng.

Ia mencontohkan bahwa fenomena globalisasi, perang dagang, dan polarisasi dunia menjadi tantangan nyata yang membutuhkan keteguhan karakter bangsa.

BACA JUGA  Polri Siarkan Langsung Proses Rekrutmen Anggota untuk Cegah Pelanggaran

Peran Polri Sebagai Perekat Bangsa

Dari kalangan akademisi, Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, Putri Proklamator Bung Hatta, menegaskan pentingnya peran Polri sebagai role model dan perekat bangsa.

“Polri didorong menjadi teladan moral yang menjaga nilai-nilai Pancasila, sebagaimana pemikiran Bung Hatta tentang jalan lurus Pancasila,” ujarnya.

Sementara itu, sejarawan nasional Prof. Dr. Anhar Gonggong, M.A. menyoroti akar sejarah kebhayangkaraan dan peran Polri dalam perjalanan bangsa. Ia menekankan pentingnya kejujuran dan antikorupsi sebagai nilai dasar Bhayangkara sejati.

Masukan dan Refleksi Bangsa

Dalam sesi tanggapan, Kushartono menekankan pentingnya introspeksi diri dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa, bahkan menyarankan perlunya “tobat nasional” untuk kembali pada jati diri bangsa.

Menutup kegiatan, Komisioner Kompolnas Dr. Supardi Hamid, M.Si. menyampaikan materi “Penguatan Jati DiriPolri: Tantangan Institusional dan Agenda Strategis.”

Ia menekankan perlunya tata kelola kelembagaan yang transparan dan berkeadilan dalam membangun SDM Polri yang berkarakter.

Seminar ini diikuti oleh sekitar 250 peserta dari Mabes Polri dan Polda jajaran se-Indonesia, serta disiarkan secara daring.

BACA JUGA  Polri Siarkan Langsung Proses Rekrutmen Anggota untuk Cegah Pelanggaran

Kegiatan ini menekankan internalisasi nilai-nilai spiritual, intelektual, dan kultural sebagai fondasi pembentukan SDM Polri yang profesional, humanis, dan dipercaya publik.

“Tujuan utama seminar ini adalah meningkatkan pemahaman anggota tentang jati diri bangsa, membangun komitmen kolektif, dan mewujudkan Polriyang responsif serta berkarakter kuat,” tutup Irjen Anwar.

Berita Terkait

Jembatan Ranotongkor Kembali Dibuka, Akses Warga Pulih
I Gusti Bagus Muchammad Ibrahiem Gantikan Ramdhani Pimpin Imigrasi Sulut
Kapolri: 874 Jembatan Presisi Hubungkan 1.314 Desa
Tampamawa Tinjau Kontingen Pramuka Minsel Di Cibubur
Polri Tegaskan Pengelolaan Rutan Bareskrim Sesuai Prosedur
Polri Beri Apresiasi Karya dan Prestasi Masyarakat
Polda Sulut Bersama TAA Korlantas Polri Ungkap Temuan Awal di Tragedi Drag Race Kotamobagu
Kapolri Dengarkan Cita-cita Tiga Anak, Ada yang Ingin Jadi Dokter dan Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:02

Jembatan Ranotongkor Kembali Dibuka, Akses Warga Pulih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:29

I Gusti Bagus Muchammad Ibrahiem Gantikan Ramdhani Pimpin Imigrasi Sulut

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:41

Kapolri: 874 Jembatan Presisi Hubungkan 1.314 Desa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:59

Tampamawa Tinjau Kontingen Pramuka Minsel Di Cibubur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:32

Polri Tegaskan Pengelolaan Rutan Bareskrim Sesuai Prosedur

Berita Terbaru