Kapolri Minta Pemetaan Titik Rawan Bencana Demi Kelancaran Nataru

Senin, 22 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penekanan khusus terhadap kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem serta kesiapsiagaan penanganan bencana, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penekanan khusus terhadap kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem serta kesiapsiagaan penanganan bencana, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Pilarportal.com, Semarang Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penekanan khusus terhadap kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem serta kesiapsiagaan penanganan bencana, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Penekanan tersebut disampaikan Kapolri saat melakukan peninjauan kesiapan pelayanan dan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Stasiun Semarang Tawang, Minggu (21/12/2025).

Kapolri mengungkapkan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah diprediksi mengalami curah hujan tinggi hingga sangat tinggi.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, serta gangguan terhadap jalur transportasi darat maupun perkeretaapian.

“Kami harus waspada terhadap potensi curah hujan tinggi dan sangat tinggi, termasuk di Jawa Tengah. Oleh karena itu, kesiapsiagaan penanganan bencana harus benar-benar dipastikan,” ujar Kapolri.

Kapolri menegaskan pentingnya kesiapan satuan tugas (Satgas) gabungan penanganan bencana, baik dari aspek kekuatan personel, ketersediaan sarana dan prasarana, maupun pola bertindak di lapangan.

Ia juga meminta seluruh jajaran untuk melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan bencana yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat serta kelancaran jalur transportasi selama periode Nataru.

BACA JUGA  Pemilu Berjalan Damai, Presiden Sampaikan Terima Kasih Kepada TNI-Polri

“Mitigasi harus disiapkan sejak awal, termasuk rekayasa jalur apabila terjadi gangguan, kesiapan SAR dan evakuasi, hingga penentuan lokasi pengungsian yang aman bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri turut menerima paparan dari jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang terkait kesiapan operasional angkutan Nataru serta prediksi lonjakan penumpang kereta api.

Kapolri menilai koordinasi lintas sektor menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di tengah tantangan cuaca ekstrem.

“Di tengah ancaman bencana, pelayanan Nataru tetap harus berjalan optimal. Negara harus hadir, dan itu diwujudkan melalui soliditas serta sinergitas Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Kapolri.

Berita Terkait

Tampamawa Tinjau Kontingen Pramuka Minsel Di Cibubur
Polri Tegaskan Pengelolaan Rutan Bareskrim Sesuai Prosedur
Polri Beri Apresiasi Karya dan Prestasi Masyarakat
Polda Sulut Bersama TAA Korlantas Polri Ungkap Temuan Awal di Tragedi Drag Race Kotamobagu
Kapolri Dengarkan Cita-cita Tiga Anak, Ada yang Ingin Jadi Dokter dan Polisi
Kapolda Cek Pembangunan Satpas SIM Minsel, Pelayanan Warga Jadi Fokus
Tragedi Drag Race Kotamobagu, Kapolda Pastikan Hukum Berjalan
Dirresnarkoba Baru, Kapolda Sulut Kejar Target Bebas Narkoba

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:32

Polri Tegaskan Pengelolaan Rutan Bareskrim Sesuai Prosedur

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:34

Polri Beri Apresiasi Karya dan Prestasi Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:18

Polda Sulut Bersama TAA Korlantas Polri Ungkap Temuan Awal di Tragedi Drag Race Kotamobagu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:11

Kapolri Dengarkan Cita-cita Tiga Anak, Ada yang Ingin Jadi Dokter dan Polisi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:57

Kapolda Cek Pembangunan Satpas SIM Minsel, Pelayanan Warga Jadi Fokus

Berita Terbaru

Direktorat Jenderal Imigrasi memperkuat pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) di wilayah perbatasan.

Sulawesi Utara

Imigrasi Perkuat Pencegahan TPPO di Perbatasan Sulawesi

Kamis, 13 Agu 2026 - 19:46