94 Jemaat GMS Bahu Manado Diduga Keracunan Massal

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Keracunan (ist)

Ilustrasi Keracunan (ist)

Pilarportal.com, Manado — Puluhan jemaat Gereja Mawar Sharon (GMS) Bahu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, diduga mengalami keracunan massal usai mengikuti ibadah dan makan bersama pada Jumat (16/1/2026).
Insiden tersebut terjadi setelah rangkaian ibadah yang berlangsung sejak pagi hari.

Menurut keterangan pimpinan jemaat, kegiatan makan bersama dilaksanakan sekitar pukul 13.00 hingga 14.00 Wita dengan menggunakan menu katering.

Sekitar satu jam setelah kegiatan makan selesai, tepatnya sekitar pukul 15.00 Wita, sejumlah jemaat mulai merasakan keluhan kesehatan seperti pusing, mual, hingga muntah-muntah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut membuat panitia dan pihak gereja segera membawa para korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

94 Jemaat Dirawat di Sejumlah Rumah Sakit

Berdasarkan data sementara, sekitar 94 orang jemaat tercatat menjalani perawatan dan observasi di beberapa rumah sakit di Kota Manado, di antaranya RS Siloam, RS Pancaran Kasih, RS ODSK, RS Bhayangkara, dan RS Advent Teling, serta fasilitas kesehatan lainnya.

Sebagian korban masih menjalani perawatan intensif dan observasi medis, sementara sebagian lainnya telah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya dinyatakan stabil oleh pihak rumah sakit.

BACA JUGA  Diduga Gauli Pacar hingga Hamil 4 Bulan, Pria Manado ini Dijemput Polisi

Diduga Dipicu Menu Katering Ikan Tuna

Adapun makanan yang disajikan dalam kegiatan tersebut terdiri dari dua menu, yakni tuna bumbu RW dan tuna bumbu rendang, yang dikemas menggunakan wadah plastik.

Dari keterangan sejumlah korban, mayoritas jemaat yang mengalami gejala keracunan mengaku mengonsumsi menu tuna bumbu rendang, meskipun hingga kini penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Polisi Amankan Sampel Makanan dan Lakukan Penyelidikan

Kasat Reskrim Polresta Manado Ewin Kristanto melalui Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengatakan bahwa jajaran Polsek Malalayang langsung melakukan langkah cepat setelah menerima laporan kejadian tersebut.

“Kapolsek Malalayang AKP Jusman Mori bersama personel turun ke lapangan untuk mengecek kondisi korban di rumah sakit serta mengamankan lokasi kejadian.

Dua jenis sampel makanan juga telah diamankan untuk keperluan penyelidikan,” ujar Iptu Agus.

Polsek Malalayang kemudian berkoordinasi dengan Satuan Reskrim Polresta Manado dengan menurunkan Unit Inavis guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sampel makanan selanjutnya diserahkan untuk pemeriksaan lanjutan agar dapat diketahui penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut.

BACA JUGA  Pria ini Diamankan Tim ROTR Polresta Manado, Diduga Hamili Pacar yang Masih Dibawah Umur

Tiga Saksi Diperiksa

“Saat ini, penyidik Satuan Reskrim Polresta Manado telah memeriksa tiga orang saksi terkait peristiwa ini untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tegas Kasi Humas.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat dan instansi terkait sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Berita Terkait

Dua WN China Dideportasi Imigrasi Tahuna
Polda Sulut Gelar Perkara Khusus Kasus Dugaan Penipuan, Kuasa Hukum Soroti Status Hukum
Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Empat Pria Diamankan Polres Mitra Usai Pamer Senjata Rakitan dan Unggah Ancaman di Medsos
Polresta Manado Ungkap 7 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 3.545 Jiwa Berhasil Diselamatkan
URC Resmob Polda Sulut Ungkap Penikaman Polisi dan Prostitusi Online di Hotel Manado
Kapolda Sulut Letakkan Batu Pertama Gedung Satpas Polres Minsel, Tingkatkan Pelayanan SIM
Jelang Akhir Musim Haji 2026, Polri dan Arab Saudi Evaluasi Tata Kelola dan Keamanan Jemaah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:47 WITA

Dua WN China Dideportasi Imigrasi Tahuna

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:21 WITA

Polda Sulut Gelar Perkara Khusus Kasus Dugaan Penipuan, Kuasa Hukum Soroti Status Hukum

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:31 WITA

Empat Pria Diamankan Polres Mitra Usai Pamer Senjata Rakitan dan Unggah Ancaman di Medsos

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:43 WITA

Polresta Manado Ungkap 7 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 3.545 Jiwa Berhasil Diselamatkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:39 WITA

URC Resmob Polda Sulut Ungkap Penikaman Polisi dan Prostitusi Online di Hotel Manado

Berita Terbaru

Kakanim Kelas II TPI Tahuna Ready Jootje Ratag (Tengah) didampingi Kasi Inteldakim Joudy Supit saat memberikan keterangan di Bandara Sam Ratulangi Manado, Jumat 5 Juni 2026.(Foto:Yudi/Pilar)

Hukum

Dua WN China Dideportasi Imigrasi Tahuna

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WITA

Daerah

Pemdes Pontak Salurkan BLT Januari-Juni 2026

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:40 WITA