Manado, Pilarportal.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelatihan kader imam, khotib, dan muazin.
Kegiatan yang digelar Selasa (21/7) ini terlaksana melalui sinergi bersama Kementerian Agama Kota Manado dan Pondok Pesantren sebagai bentuk komitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.
Pelatihan tersebut bertujuan membekali WBP dengan keterampilan keagamaan sekaligus menanamkan nilai moral, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat perubahan diri.
Kepala Lapas Kelas IIA Manado, Krisman Ziliwu, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam proses pemasyarakatan.
Menurutnya, kemampuan menjadi imam, khotib, maupun muazin bukan hanya sebatas keterampilan ibadah, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter dan keteladanan.
“Melalui sinergi dengan Kementerian Agama Kota Manado dan Pondok Pesantren, kami berharap para peserta mampu menjadi teladan di lingkungan Lapas maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujar Krisman.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari tata cara menjadi imam salat, teknik penyampaian khutbah, adab berdakwah, hingga kemampuan menjadi muazin.
Selain pembelajaran teori, peserta juga mengikuti praktik langsung agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan ibadah di lingkungan Lapas Manado.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Utara, Haposan Silalahi, mengapresiasi langkah Lapas Manado yang terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memperkuat pembinaan WBP.
Ia menilai kerja sama dengan Kementerian Agama dan lembaga keagamaan merupakan bentuk pembinaan humanis yang sejalan dengan tujuan Sistem Pemasyarakatan.
“Pembinaan ini diharapkan mampu membentuk warga binaan yang memiliki kesadaran hukum, berkarakter, serta siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui program pembinaan kepribadian tersebut, Lapas Kelas IIA Manado berkomitmen menghadirkan proses pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan WBP menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM























Komentar