PLN Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sigi, Listrik 68 Ribu Pelanggan Pulih 100 Persen

Proses normalisasi kelistrikan dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat

Sabtu, 20 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026.

PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026.

Sigi, Pilarportal.com – PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026.

Selain memulihkan pasokan listrik yang sempat terganggu, PLN juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan kepada warga di Kabupaten Sigi yang menjadi salah satu daerah terdampak paling parah.

Bantuan disalurkan langsung ke sejumlah titik pengungsian dan fasilitas kesehatan, di antaranya Posko Kecamatan Nokilalaki, Puskesmas Palolo, Puskesmas Nokilalaki, serta Posko Siaga Kelistrikan Kantor Jaga Palolo.

Logistik yang diberikan meliputi beras, air mineral, makanan siap saji, obat-obatan, tandon air beserta perlengkapannya, hingga bantuan penerangan darurat untuk mendukung kebutuhan masyarakat di tengah masa tanggap darurat.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, gempa yang berpusat sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah warga, fasilitas umum, sarana pendidikan, tempat ibadah, serta jaringan air bersih dan akses transportasi di sejumlah wilayah Kabupaten Sigi.

BACA JUGA  Siagakan 104 Personel dan 52 Unit EV Charger di KTT WWF ke-10, PLN Panen Apresiasi

Di tengah situasi tersebut, PLN tidak hanya fokus pada penanganan sistem kelistrikan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.

Tim gabungan PLN bersama mitra kerja diterjunkan ke lapangan sejak hari pertama untuk melakukan pemulihan jaringan listrik sekaligus membantu proses penanganan darurat.

Hasilnya, proses normalisasi kelistrikan dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat. Hingga 17 Juni 2026 malam, seluruh infrastruktur yang terdampak berhasil dipulihkan, mencakup tiga penyulang, 15 section jaringan, 651 gardu distribusi, serta 68.459 pelanggan yang sebelumnya mengalami gangguan listrik.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, mengatakan keberhasilan pemulihan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh personel PLN dan para mitra yang bekerja tanpa mengenal waktu demi mengembalikan layanan kepada masyarakat.

Menurutnya, keselamatan masyarakat dan petugas tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses penanganan pascagempa.

PT PLN (Persero) juga memastikan seluruh personel tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan lanjutan akibat aktivitas gempa susulan.

BACA JUGA  Indonesia Bergerak ke Energi Hijau, PLN Nyalakan Harapan di Pelosok Negeri

Sementara itu, Vice President Pengendalian Distribusi Sulmapana PLN, Eko Prihandana, menegaskan bahwa kehadiran PLN melalui program PLN Peduli merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.

Menurut Eko, listrik memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan, komunikasi, dan distribusi bantuan kemanusiaan.

Karena itu, PLN berupaya memastikan pasokan listrik kembali normal secepat mungkin sembari memberikan bantuan langsung kepada warga yang terdampak.

Langkah cepat PLN mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sigi. Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, menilai pemulihan kelistrikan yang dilakukan PLN sangat membantu proses penanganan darurat, khususnya dalam mendukung operasional fasilitas kesehatan dan distribusi bantuan kepada masyarakat.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan atau membutuhkan layanan PLN, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile maupun menghubungi Contact Center PLN 123 yang siaga selama 24 jam.

Melalui aksi kemanusiaan dan percepatan pemulihan kelistrikan tersebut, PLN menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membantu pemulihan daerah yang terdampak bencana.

Penulis : Roos Yunita

Berita Terkait

PLN UID Suluttenggo dan Pemprov Gorontalo Perkuat Sinergi Percepat Program Listrik Perdesaan
Gedung PDKB Otanaha Diresmikan, PLN UP3 Gorontalo Perkuat Keandalan Listrik
23 Tahun Jalan Tanah, Petani Cempaka Putih Kini Nikmati Jalan Beton dari PLN
Gedung PDKB Bogani Diresmikan, ini Pesan GM PLN UID Suluttenggo
PLN UP3 Gorontalo Edukasi 23 Siswa TK Al-Irsyad tentang Keselamatan Listrik
PLN Suluttenggo Kejar Elektrifikasi 100 Persen di Sulut lewat Lisdes
PLN UID Suluttenggo Hadirkan Home Charging Ultima, Isi Daya Mobil Listrik Kini Lebih Mudah
Lapas Amurang Panen Padi, Warga Binaan Ikut Kelola Lahan Pertanian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:43

PLN UID Suluttenggo dan Pemprov Gorontalo Perkuat Sinergi Percepat Program Listrik Perdesaan

Selasa, 29 September 2026 - 10:14

Gedung PDKB Otanaha Diresmikan, PLN UP3 Gorontalo Perkuat Keandalan Listrik

Selasa, 29 September 2026 - 09:45

23 Tahun Jalan Tanah, Petani Cempaka Putih Kini Nikmati Jalan Beton dari PLN

Jumat, 25 September 2026 - 20:26

Gedung PDKB Bogani Diresmikan, ini Pesan GM PLN UID Suluttenggo

Kamis, 24 September 2026 - 20:04

PLN UP3 Gorontalo Edukasi 23 Siswa TK Al-Irsyad tentang Keselamatan Listrik

Berita Terbaru