Bentrok Warga di Belang: Kapolda Tegaskan Kasus Murni Kriminal

Senin, 1 Desember 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Forkopimda Sulawesi Utara menggelar tatap muka dan dialog bersama tokoh masyarakat serta warga Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Senin (1/12/2025).

Pilarportal.com, Minahasa Tenggara — Forkopimda Sulawesi Utara menggelar tatap muka dan dialog bersama tokoh masyarakat serta warga Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Senin (1/12/2025).

Pertemuan ini berlangsung di aula GMIM Silo Watuliney sebagai langkah pemulihan pasca perkelahian kelompok antarwarga dua desa yang terjadi Minggu dini hari (30/11/2025).

Dialog ini digelar untuk meredam situasi, memastikan keamanan tetap kondusif, sekaligus membuka ruang rekonsiliasi antarkelompok yang sebelumnya terlibat perselisihan.

Wakil Gubernur Sulut, J. Victor Mailangkay, mewakili Gubernur mengatakan bahwa penyelesaian persoalan sosial harus dilakukan dengan sikap saling mengasihi dan menghormati.

“Mari menghadapi persoalan dengan kasih — kasih kepada Tuhan dan sesama,” ujarnya di hadapan peserta dialog.

Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi sarana klarifikasi sekaligus pemulihan hubungan sosial warga.

“Rekonsiliasi berarti mendengarkan masukan dan meluruskan informasi yang salah. Reintegrasi adalah menyatukan kembali kekuatan yang sempat terpecah agar kembali solid dengan tujuan kebersamaan,” jelas Kapolda.

Kasdam mewakili Pangdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Nono Julianto, turut mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak terpancing provokasi.

Tokoh Agama dan Masyarakat Serukan Damai

Sejumlah tokoh yang hadir turut menyampaikan pandangan terkait situasi pasca bentrok, di antaranya:

  • Pdt. Maxi Lempas: Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi.

  • Pdt. Femmy Tiwow: Pelaku yang terlibat harus diproses hukum.

  • Deyske Sangia: FKUB telah melakukan moderasi beragama di wilayah tersebut.

  • Irpan Idris: Menyoroti peredaran miras, lem, dan senjata tajam sebagai pemicu.

  • James Sumendap: Menegaskan insiden ini murni kenakalan remaja.

Kapolda: Tidak Ada Unsur SARA

Menanggapi masukan masyarakat dan tokoh lokal, Kapolda secara tegas menyatakan bahwa insiden tersebut bukan konflik berbasis agama maupun identitas.

“Kesimpulannya, kejadian pada 30 November 2025 adalah kriminal murni. Tidak ada unsur SARA. Para pelaku akan ditindak tegas sesuai hukum,” tegas Irjen Roycke.

Kapolda juga meminta masyarakat melaporkan dugaan peredaran minuman keras, lem, dan obat keras. Ia memerintahkan Kapolres Minahasa Tenggara melakukan sidak dan penindakan.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa Polda Sulut telah mengerahkan patroli Pantera untuk memperkuat keamanan wilayah.

Acara ini dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Berita Terkait

Pemprov Sulut Bergerak Cepat, Korban Kebakaran Asrama Pakowa Terima Bantuan Kemanusiaan
Kebakaran Lahan Kosong di Malalayang Manado Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Damkar Cegah Api Meluas
Polisi Tiba 13 Menit, Polsek Wenang Amankan Pria Diduga Mabuk di Manado
Kapolres Talaud Bangun Sinergi Penegakan Hukum dengan PN Melonguane
Dirlantas Polda Sulut: Knalpot Brong Ganggu Ketertiban dan Kenyamanan
Jaga Kamtibmas dan Karhutla, Ini Pesan Kapolres Tomohon Novrial Kombo
Inafis Polres Minahasa Bersama Polsek Eris Tangani Penemuan Mayat Perempuan di Touliang Oki
TNI-Polri Kotamobagu Perkuat Koordinasi Jaga Keamanan Wilayah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:15

Pemprov Sulut Bergerak Cepat, Korban Kebakaran Asrama Pakowa Terima Bantuan Kemanusiaan

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:25

Kebakaran Lahan Kosong di Malalayang Manado Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Damkar Cegah Api Meluas

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:14

Polisi Tiba 13 Menit, Polsek Wenang Amankan Pria Diduga Mabuk di Manado

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:07

Kapolres Talaud Bangun Sinergi Penegakan Hukum dengan PN Melonguane

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:41

Dirlantas Polda Sulut: Knalpot Brong Ganggu Ketertiban dan Kenyamanan

Berita Terbaru

Exit mobile version