Menuju Smart City, Ini Yang Disampaikan Kainde

Rabu, 2 November 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,Minahasa – Saat ini, Kabupaten Minahasa menuju Smart City. Dimana, Kabupaten Minahasa siap. memantapkan manajemen birokrasi yang profesional, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan.

Untuk menopang misi tersebut, dikeluarkannya Keputusan Bupati Minahasa no 327 tahun 2021, tentang pembentukan dewan Smart City. Kemudian, pembentukan Keputusan Bupati Minahasa no 328 tahun 2021, tentang pembentukan tim pelaksana Smart City.

BACA JUGA  Pemkab Minahasa Gelar Ibadah Syukur, Ini Yang Disampaikan Bupati ROR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Minahasa, Maya Kainde SH MAP mengatakan, perumusan sasaran Smart City dijabarkan dalam 6 pilar.

Pertama, tata kelola birokrasi (Smart Governance). Kedua, pemasaran daerah (Smart Branding). Ketiga, perekonomian (Smart Economy). Keempat, ekosistem pemukiman penduduk (Smart Living). Kelima, lingkungan masyarakat (Smart Society). Dan keenam, pemeliharaan lingkungan (Smart Environment).

“Untuk Tata Kelola Birokrasi terbagi empat. Pertama, pelayanan publik yang cepat dan muda diakses, menjadi tuntutan birokrasi dalam mewujudkan smart city. Kemudian, quickwins yang disampaikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi inovasi Pemerintah Kabupaten Minahasa. Kedua, layanan online Disdukcapil sudah diterapkan di Kabupaten Minahasa,” ucap Maya.

Selanjutnya, layanan tanda tangan elektronik yang bekerjasama dengan BSRE dalam rangka pelayanan administrasi yang sudah digunakan pada SKPD. Yang dikoordinir oleh Dinas Komunikasi dan Informatika.

“Saat ini sementara dikembangkan Dashboard layanan online data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) oleh Dinas Sosial,” ungkap Kainde.

Lanjut Kainde, untuk Pemasaran Daerah terbagi dua. Pertama, upaya peningkatan daya saing daerah melalui pemanfaatan potensial lokal (Sumber daya alam, SDM dan ekosistem bisnis) merupakan tampak ciri khas daerah dalam penataan kota dan pengembangan perekonomian.

399“Kedua, quickwins dari Dinas Pariwisata pada saat ini masih dalam tahap pengembangan layanan aplikasi Minahasa Smart Tourism,” katanya.

BACA JUGA  Bupati Minahasa Ambil Bagian Dalam Penandatangan MoU Dengan BPIP RI
Sementara dari sisi Perekonomian. Dimana, dalam mendukung akselerasi Smart City, dimensi Smart Economy memfasilitasi terwujudnya ekosistem perekonomian daerah yang transparan dan juga praktik pembayaran digital. Kondisi tersebut akan tercipta ketika masyarakat dan pemerintah daerah memiliki financial leterasi yang mendukung.

“Kemudian, Badan Pendapatan Daerah kabupaten Minahasa melaksanakan sistem pembayaran pajak daerah yang cashless. Dan sudah sudah bekerjasama dengan pihak swasta dalam ini Bank SulutGo dalam pembayaran pajak daerah online. Selanjutnya, terintegrasinya data transaksi host to host BPHTB Bapenda dengan BPN,” ujar Kainde.

Sedangkan Ekosistem Pemukiman Penduduk, kata Kainde, yaitu mewujudkan kota sigap dan layak dihuni menjadi salah satu dimensi Smart Living.

“Selain memperhatikan harmonisasi tata ruang dan ketersediaan sarana transportasi, aspek kesehatan juga menjadi bagian dalam dimensi ini. Kemudian, melalui inovasi ambulans siaga dan PSC 119, quickwins yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa. Juga saat ini, sementara dikembangkan layanan aplikasi antrian online oleh RSUD Samratulangi Tondano,” lanjutnya.

Dari sisi Lingkungan Masyarakat. Dalam mewujudkan kota yang aman bagi masyarakat. Ditinjau dari aspek masyarakat, kolaborasi antar komunitas dalam mengembangkan toleransi, ekosistem belajar efisien serta sistem keamanan yang dijamin oleh pemerintah.

“Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja, dalam hal ini melaksanakan pelayanan pengaduan pelanggaran Perda,” imbuhnya.

BACA JUGA  Muntu Buka Pelatihan Thematic Academy
Terakhir, Pemeliharaan Lingkungan. Dimana, tidak hanya berkaitan dengan akselerasi penggunaan teknologi dan pembangunan daerah. Arah pengembangan Smart City juga merujuk pada keberlanjutan lingkungan. Dan Dimensi Smart Environment, berkaitan dengan proteksi lingkungan, ata kelola sampah dan limbah serta pengembangan tata kelola energy yang bertanggung jawab.

“Melalui inovasi Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Minahasa, tata kelola sampah dan limbah dikelola secara kolaboratif dengan pihak ketiga yang dikembangkan secara digital,” pungkasnya.

(*DRO)

Berita Terkait

Hukum Tua Kolongan Atas Rudy Tendean Hadiri Kegiatan Rakor Kecamatan Sonder
Gelar Rakor di Rano Reindang Leilem, Camat Sonder Ingatkan Pajak dan Cegah Karhutla
Sekda Lynda Watania Dorong Penguatan SPI KPK Untuk Cegah Korupsi
DPRD Minahasa Bahas Perubahan APBD 2026
Sertijab Kasatpol PP Minahasa: Lexie Korengkeng Gantikan Arnold Siby
Desa Leilem Tiga Kecamatan Sonder Bangun Paving Block 95 Meter dari Dana Desa 2026
Pemdes Kolongan Atas, Mantapkan Program Prioritas Desa Musdes RKPDes 2027 yang Partisipatif
Musdes Rembuk Stunting, Desa Kolongan Atas Bahas Pencegahan Stunting dan Penguatan Tata Kelola Desa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 04:42

Hukum Tua Kolongan Atas Rudy Tendean Hadiri Kegiatan Rakor Kecamatan Sonder

Selasa, 15 September 2026 - 19:25

Gelar Rakor di Rano Reindang Leilem, Camat Sonder Ingatkan Pajak dan Cegah Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 11:19

Sekda Lynda Watania Dorong Penguatan SPI KPK Untuk Cegah Korupsi

Senin, 14 September 2026 - 19:39

DPRD Minahasa Bahas Perubahan APBD 2026

Senin, 14 September 2026 - 11:54

Sertijab Kasatpol PP Minahasa: Lexie Korengkeng Gantikan Arnold Siby

Berita Terbaru

Air kelapa dikenal sebagai minuman alami yang menyegarkan dan sering dikonsumsi untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Kesehatan

Minum Air Kelapa Setiap Hari, Berapa Gelas yang Aman?

Kamis, 17 Sep 2026 - 08:08