Kapal Tanker MT Mika Zayn Terbakar, Kodaeral VIII Kerahkan KAL Patola VIII-27 dan RHIB untuk Pengamanan

Senin, 2 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal tanker MT Mika Zayn mengalami kebakaran saat berlabuh di perairan Selat Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (1/11/2026) malam.

Kapal tanker MT Mika Zayn mengalami kebakaran saat berlabuh di perairan Selat Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (1/11/2026) malam.

BITUNG, Pilarportal.com – Kapal tanker MT Mika Zayn mengalami kebakaran saat berlabuh di perairan Selat Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (1/11/2026) malam.

TNI Angkatan Laut melalui Satrol Kodaeral VIII mengerahkan unsur kapal dan personel untuk mendukung pengamanan serta operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Kepala Dinas Penerangan Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Andreas Suko Riyanto, mengatakan dukungan dilakukan dengan mengerahkan KAL Patola VIII-27 dan RHIB dari Dermaga Satrol Kodaeral VIII.

Insiden tersebut bermula sekitar pukul 17.00 Wita ketika kapal berbendera Indonesia itu mengeluarkan asap dari bagian ruang mesin. Kondisi tersebut kemudian memicu kebakaran.

MT Mika Zayn diketahui memiliki panjang 85 meter, lebar 15 meter, serta kapasitas bobot mati atau deadweight tonnage (DWT) sebesar 3.670 ton. Saat kejadian, kapal berada pada posisi geografis 1° 26′ 17″ LU dan 125° 09′ 40″ BT.

Mengetahui adanya kebakaran, pihak kapal segera berkoordinasi dengan Pelindo dan Pertamina untuk meminta bantuan penanganan dan pemadaman.

Dalam proses pengamanan, MT Mika Zayn kemudian ditarik menggunakan kapal pandu menuju perairan di depan PT AKR, kawasan Madidir, Bitung. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses pengamanan dan pendinginan kapal sekaligus mencegah kemungkinan munculnya api susulan.

BACA JUGA  Manado Jadi Pusat Freedive Nasional! Kodaeral VIII Gelar Kejuaraan Bergengsi 2026

Pada pukul 22.15 Wita, api dilaporkan berhasil dipadamkan. Namun, proses pendinginan masih dilanjutkan karena bagian ruang mesin masih mengeluarkan asap.

Sementara itu, tim Basarnas masih melakukan proses evakuasi menggunakan KT Tondano. Unsur pendukung tetap disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan situasi selama penanganan berlangsung.

Selain KAL Patola VIII-27 dan RHIB, kegiatan pengamanan dan dukungan SAR turut melibatkan KN P 380 dari KPLP, KT Bunaken milik PT Pelindo Marine Service, serta FB Wisnu III dari PT Pertamina Trans Kontinental.

Kodaeral VIII menegaskan dukungan tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan TNI AL dalam membantu operasi SAR, sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Sulawesi Utara.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Pangdam dan Gubernur Sulut Perkuat Sinergi, Pembangunan Daerah Jadi Fokus
Empat Satuan TNI AD Raih Tanda Kehormatan Samkaryanugraha
Kasad Lepas Kontingen TNI AD ke AARM 2026 di Malaysia
Kasad Tandyo Budi Jadi Warga Kehormatan Korpasgat TNI AU
Hari Sumpah Pemuda di Kodam XIII/MDK: Kasdam Bacakan Amanat Mempora
70 Bintara Infanteri Gel III Kodam XIII/Mdk Lulus Pendidikan
Letkol Inf Madiyan Surya Pimpin Danbrigif 13/Galuh Rahayu, Pernah Bertugas di Sulut
Anggit Exton Pimpin Kodam XIII/Merdeka, Siap Lanjutkan Pengabdian Mirza Agus

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:01

Kapal Tanker MT Mika Zayn Terbakar, Kodaeral VIII Kerahkan KAL Patola VIII-27 dan RHIB untuk Pengamanan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:33

Pangdam dan Gubernur Sulut Perkuat Sinergi, Pembangunan Daerah Jadi Fokus

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:40

Empat Satuan TNI AD Raih Tanda Kehormatan Samkaryanugraha

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:31

Kasad Lepas Kontingen TNI AD ke AARM 2026 di Malaysia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:41

Kasad Tandyo Budi Jadi Warga Kehormatan Korpasgat TNI AU

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!