Presiden Prabowo Siapkan Pemimpin Masa Depan, Kadin Dukung Program P3MDI

Senin, 2 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada sekitar 400 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan 250 anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dari seluruh Indonesia di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu sore, 31 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada sekitar 400 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan 250 anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dari seluruh Indonesia di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu sore, 31 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

BOGOR, Pilarportal.com – Presiden Prabowo Subianto mengajak dunia usaha ikut mengambil peran dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan calon pemimpin masa depan Indonesia.

Komitmen tersebut disampaikan saat memberikan taklimat kepada peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin seluruh Indonesia di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Sabtu (31/10/2026).

Anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, James Riyadi, menilai pembangunan manusia menjadi salah satu perhatian utama Presiden Prabowo dalam mendorong Indonesia menjadi negara maju.

Menurut James, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan ekonomi, tetapi juga kualitas manusia, terutama karakter dan kapasitas kepemimpinan generasi penerus.

Hari ini pimpinan dunia usaha melihat seseorang Presiden yang luar biasa. Dia mencurahkan hati dia itu untuk pendidikan, untuk pembangunan manusia.

“Dia menceritakan betapa tidak ada bangsa yang besar itu yang tidak terkait dengan pembangunan manusia, khususnya pemimpin-pemimpin itu yang punya karakter,” ujar James.

BACA JUGA  Jumat Keliling di Masjid Al Mahsyur Istiqlal Manado, Kapolda Sulut Sampaikan ini

Ia juga mengapresiasi upaya membuka kesempatan bagi generasi muda dari berbagai latar belakang, termasuk kelompok masyarakat tertinggal, untuk memperoleh peluang menjadi pemimpin melalui sistem meritokrasi.

James menilai P3MDI menjadi salah satu langkah menyiapkan calon pemimpin melalui proses seleksi dan pembinaan yang terarah.

Program tersebut diikuti lebih dari 300 anak muda yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana dan memiliki pengalaman kerja sekitar satu hingga dua tahun. Mereka akan menjalani pelatihan intensif selama sembilan bulan.

“Ini visi beliau, dia punya visi dan dia punya perut (keberanian) untuk menjalankan visi itu menjadi nyata. Jadi kita tidak ada jalan lain, kita harus mendukung karena mereka ini 300 sekian anak-anak muda ini sudah S1, sudah pengalaman 1-2 tahun dan akan dilatih secara intensif selama 9 bulan,” ungkapnya.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Wakil Ketua Umum Koordinator Kadin Bidang Pangan Indonesia, Mulyadi Jayabaya.

Ia mengapresiasi taklimat Presiden yang dinilainya memberikan pemahaman mengenai tanggung jawab negara dalam mendorong kemajuan bangsa.

BACA JUGA  Didampingi Pangdam XIII/Mdk, Menhan Tinjau Yonif TP 868 Bantong Sakti

Menurut Mulyadi, pembangunan di bidang pangan, pendidikan, dan keamanan membutuhkan dukungan serta keterlibatan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.

“Luar biasa. Taklimat Bapak Presiden ini, Bapak Prabowo ini, dengan umur waktu diri saya 2 tahun, luar biasa. Memberikan wawasan kepada kita, bagaimana tanggung jawab negara. Negaranya harus maju, dan ini sangat luar biasa,” kata Mulyadi.

Ia menegaskan Kadin sebagai mitra pemerintah siap mendukung berbagai program pembangunan, termasuk P3MDI. Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menyiapkan generasi penerus kepemimpinan nasional.

“Mari kita bersama-sama antara swasta dengan pemerintah karena Kadin sebagai mitra. Kita dukung MDI ini. Supaya ketahanan pangan bisa tercapai oleh kita. InsyaAllah tercapai,” pungkasnya.

Pembangunan SDM melalui pendidikan dan pembinaan kepemimpinan menjadi investasi jangka panjang bagi Indonesia.

Tantangannya tidak hanya melahirkan generasi muda yang cerdas dan kompeten, tetapi juga membentuk pemimpin yang berkarakter, berintegritas, serta mampu memikul tanggung jawab bagi masa depan bangsa.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Sumber Berita: BPMI Setpres

Berita Terkait

Prabowo Terima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang
Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing, Tindak 17.597 Pelanggaran
Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun
Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif
Konsistensi Data IRSMS, Satlantas Polres Minahasa Ukir Prestasi Nasional
Prabowo dan Presiden FIFA Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar
Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 06:58

Presiden Prabowo Siapkan Pemimpin Masa Depan, Kadin Dukung Program P3MDI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:19

Prabowo Terima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:32

Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing, Tindak 17.597 Pelanggaran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:37

Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:03

Kanwil Imigrasi Sulut Ikut Bahas RUU Keimigrasian, Dorong Regulasi Adaptif

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!