Watulambot Gempar, Pemuda 24 Tahun Tewas Usai Duel

Jumat, 3 April 2026 - 12:53 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,TONDANO – Suasana tenang di Kelurahan Watulambot, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, berubah mencekam pada Kamis malam (02/04/2026). Sebuah perselisihan sengit berujung pada perkelahian senjata tajam yang merenggut nyawa seorang pemuda berinisial FK alias IKI (24).

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.25 WITA ini melibatkan korban FK dengan seorang pria paruh baya berinisial BK (54), yang merupakan sesama warga Kelurahan Watulambot Lingkungan III.

Kronologi, berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula di sebuah rumah duka keluarga Kaseger-Maukar.

Korban FK diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang lelaki bernama Peta, karena menuduh pria tersebut mengganggu istrinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Melihat aksi FK, seorang saksi berinisial MT kemudian memanggil BK dengan maksud untuk menegur FK. Namun, teguran BK justru memicu perdebatan panas.

Keduanya yang tersulut emosi kemudian pulang ke rumah masing-masing untuk mengambil senjata tajam.

BK mempersenjatai diri dengan parang, sementara FK membawa samurai dan pisau badik.

​Perkelahian pecah di sebuah jalan setapak di depan rumah lelaki Boy Kamagi. Dalam pergumulan tersebut, BK sempat terdesak ke dinding akibat tebasan parang dari FK.

Keduanya kemudian jatuh bergulung di tanah dengan posisi FK berada di atas dan terus menekan BK menggunakan pisau badik.

​Dalam kondisi terdesak, BK meminta bantuan kepada saksi JM untuk merebut senjata tajam dari tangan FK.

Setelah pergulatan sengit, BK berhasil berdiri dan sempat melontarkan kalimat, “So basah dia” (sudah kena tusuk), sebelum akhirnya melarikan diri ke rumahnya.

​Korban FK yang mengalami luka tusuk serius di bagian perut sebelah kiri segera dilarikan ke RSU Gunung Maria Tomohon.

Selain luka tusuk di perut, korban juga menderita luka gores pada jari telunjuk dan pergelangan tangan kiri.

Meski sempat mendapatkan perawatan medis di ruang UGD, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.00 WITA.

​Sementara itu, terduga pelaku BK juga mengalami sejumlah luka gores di bagian betis dan tangan, dan kini tengah menjalani perawatan medis di RSUD Sam Ratulangi Tondano di bawah pengawasan pihak kepolisian.

​Pihak kepolisian bergerak cepat merespons kejadian tersebut. Saat ini, terduga pelaku BK telah resmi diamankan oleh Mapolres Minahasa untuk proses penyidikan lebih lanjut.

​”Terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Minahasa guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berita Terkait

Diduga Lakukan KDRT, Pria di Remboken Diamankan Tim URC Resmob Polres Minahasa
Kodaeral VIII Gagalkan Penyelundupan Sianida 1 Ton oleh WNA Filipina di Perairan Minahasa Utara
Hukumtua Dan Warga Desa Rumoong Bawah Apresiasi Pembangunan KDMP
Awas Penipuan! Akun WA Catut Nama Kepala BKPSDM Minahasa
Jadi Dosen Penguji, Lahirkan Doktor Baru, Sekda Lynda Watania Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi
Wabup Vanda Sarundajang Apresiasi Dua Kadis Raih Gelar Doktor
Menkum: Revisi UU Polri Penting Hadapi Tantangan Keamanan Modern
BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba Sepulang dari Thailand

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:34 WITA

Diduga Lakukan KDRT, Pria di Remboken Diamankan Tim URC Resmob Polres Minahasa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:32 WITA

Kodaeral VIII Gagalkan Penyelundupan Sianida 1 Ton oleh WNA Filipina di Perairan Minahasa Utara

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:20 WITA

Hukumtua Dan Warga Desa Rumoong Bawah Apresiasi Pembangunan KDMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:15 WITA

Awas Penipuan! Akun WA Catut Nama Kepala BKPSDM Minahasa

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:12 WITA

Jadi Dosen Penguji, Lahirkan Doktor Baru, Sekda Lynda Watania Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi

Berita Terbaru

Exit mobile version