Tokoh Agama dan Masyarakat Apresiasi Respons Cepat Polda Sulut Tangani Bentrok di Belang

Rabu, 3 Desember 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Tokoh Agama, Pdt. Femmy Tiow, M.Th. (Ketua BPM GMIM Silo Watuliney)

Pilarportal.com, Minahasa Tenggara — Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat memberikan apresiasi kepada Polda Sulawesi Utara, Polres Minahasa Tenggara, serta jajaran TNI atas respons cepat dalam menangani perkelahian kelompok antara Desa Watuliney dan Desa Molompar, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, yang terjadi pada Minggu (30/11/2025) dini hari.

Ketua BPM GMIM Silo Watuliney, Pdt. Femmy Tiow, M.Th., mengatakan situasi di wilayah Watuliney Raya dan Molompar Raya kini kembali aman dan kondusif.

“Saat ini di sekitar wilayah masih banyak petugas keamanan, namun keadaan sudah kondusif. Masyarakat sudah beraktivitas seperti biasa. Kami berterima kasih atas perhatian dan tindakan cepat aparat,” ujarnya saat menghadiri press conference di Mapolres Minahasa Tenggara, Selasa (2/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, langkah cepat aparat juga merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat dalam dialog Forkopimda Sulut sehari sebelumnya.

“Kami bersyukur karena apa yang disampaikan dalam dialog langsung direalisasikan, termasuk tindakan tegas terhadap para pelaku,” tambahnya.

Munawir Bokingo (Imam Masjid Ar-Rahman Desa Molompar Induk)

Tokoh agama lainnya, Imam Masjid Ar-Rahman Desa Molompar Induk, Munawir Bokingo, menyampaikan hal senada.

“Wilayah Molompar Raya dan Watuliney Raya sudah aman berkat kerja cepat pihak kepolisian dari Polda Sulut hingga Polres Minahasa Tenggara. Kami mengucapkan banyak terima kasih,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Hukum Tua Desa Molompar, Suaib Baso, yang menyampaikan harapan agar situasi tetap terkendali.

“Terima kasih kepada Kapolda Sulut, Kapolres Minahasa Tenggara, dan seluruh jajaran yang bekerja sehingga kondisi sudah aman dan kondusif,” ujarnya.

Ketiga tokoh tersebut menegaskan bahwa insiden pada 30 November 2025 itu tidak berkaitan dengan isu SARA, melainkan murni tindakan kriminal oleh sekelompok individu.

Mereka juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpancing provokasi, serta mendukung langkah penegakan hukum.

“Kami berharap kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat tetap menjaga persaudaraan,” tegas mereka.

Berita Terkait

May Day 2026: Polda Sulut Hadir Lewat Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Kapolri Letakkan Batu Pertama Mapolda DIY, Usung Konsep Smart City Canggih
Desk Ketenagakerjaan Polri Jadi Garda Depan Perlindungan Buruh, Ini Kata Wakapolri
Buruh Apresiasi Kapolri atas Desk Ketenagakerjaan, Dinilai Bantu Selesaikan Masalah Pekerja
Bareskrim Bongkar Penyelewengan LPG Subsidi di Klaten, 1.465 Tabung Disita
May Day 2026: Polri Jamin Aksi Buruh Aman, Tekankan Pendekatan Humanis
Polri Siap Diterjunkan ke Arab Saudi, Perkuat Perlindungan Jemaah Haji Indonesia
Meski Aksi Buruh Diundur, Polda Sulut Tetap Kerahkan Pengamanan Maksimal

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:14 WITA

May Day 2026: Polda Sulut Hadir Lewat Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:11 WITA

Kapolri Letakkan Batu Pertama Mapolda DIY, Usung Konsep Smart City Canggih

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:02 WITA

Desk Ketenagakerjaan Polri Jadi Garda Depan Perlindungan Buruh, Ini Kata Wakapolri

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:44 WITA

Buruh Apresiasi Kapolri atas Desk Ketenagakerjaan, Dinilai Bantu Selesaikan Masalah Pekerja

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:58 WITA

May Day 2026: Polri Jamin Aksi Buruh Aman, Tekankan Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Exit mobile version