Manado, Pilarportal.com — Berawal dari hobi menyulam benang, sebuah UMKM bernama Hai Setala kini berkembang menjadi pelaku industri kreatif yang menghadirkan aksesori handmade bernilai seni tinggi.
Didirikan pada 2021 oleh Mira Sunarti, Hai Setala mengusung makna “senada, seirama, dan selaras” dalam setiap karya yang dihasilkan.
Produk-produk yang dibuat mengandalkan teknik sulam tangan dengan ketelitian tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap detail dikerjakan manual menggunakan benang dan jarum, sehingga menghasilkan pola unik yang memiliki sentuhan personal.
Perjalanan usaha ini dimulai dari proses belajar sederhana yang terinspirasi dari seorang teman.
Dari sekadar hobi, keterampilan tersebut perlahan berkembang menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
Dengan modal awal hanya Rp500 ribu, Hai Setala mampu tumbuh signifikan. Kini, usaha tersebut bahkan menghasilkan pendapatan yang melampaui modal awal setiap bulannya.
Pemanfaatan media sosial menjadi kunci dalam memperluas pasar. Produk Hai Setala kini telah dikenal tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga mulai menjangkau pasar nasional hingga internasional.
Selain memiliki nilai estetika, setiap produk juga mencerminkan dedikasi dan kreativitas tinggi. Karya-karya tersebut kerap dipamerkan dalam berbagai kegiatan, termasuk event Persit Bisa.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka, Lely Mirza Agus, mengapresiasi semangat pelaku UMKM yang mampu mengembangkan potensi menjadi usaha bernilai ekonomi.
“Hai Setala adalah contoh bahwa dari hobi bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Ini diharapkan dapat menginspirasi anggota lain untuk terus berkarya,” ujarnya.
Dengan semangat dan konsistensi, Hai Setala optimistis dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kebangkitan industri kreatif berbasis kerajinan tangan di Indonesia.
