Bencana Banjir Bandang Terjang Sitaro, Mako Polres Tertimbun Material

Senin, 5 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bencana banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 10.20 Wita.

Pilarportal.com, SITARO — Bencana banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 10.20 Wita.

Banjir bandang menerjang dua kecamatan, yakni Siau Barat dan Siau Timur, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam.

Peristiwa ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sekitar lima jam tanpa henti, menyebabkan aliran air dari wilayah perbukitan meluap dan membawa material batu, tanah, serta kayu ke kawasan permukiman.

Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi mengungkapkan, hingga siang hari kondisi cuaca masih belum bersahabat.

“Dan hingga saat ini hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mengguyur wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro,” ujar AKBP Iwan Permadi.

Berdasarkan data sementara, banjir bandang di Kecamatan Siau Barat mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, 1 orang dinyatakan hilang, dan 7 orang mengalami luka-luka. Sementara di Kecamatan Siau Timur, tercatat 6 korban jiwa, 18 orang luka-luka, serta 1 orang belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.

Selain menimbulkan korban jiwa, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga dan fasilitas perkantoran, termasuk Markas Komando (Mako) Polres Kepulauan Sitaro.

“Mako Polres Kepulauan Sitaro tertimbun material berupa batu, tanah, dan kayu hingga menutupi setengah bangunan. Sekitar 50 persen gedung Mako beserta fasilitas penunjang tertimbun material,” ungkap Kapolres.

Saat ini, personel Polres Kepulauan Sitaro, Polsek jajaran, bersama warga setempat terus melakukan evakuasi korban ke lokasi yang lebih aman. Upaya pembersihan material juga dilakukan untuk membuka kembali akses yang sempat terputus.

Kapolres menjelaskan, akses jalan menuju Lindongan II Kampung Batusenggo yang sebelumnya terputus kini sudah dapat dilalui setelah dilakukan pembersihan material banjir.

“Warga terdampak telah dievakuasi ke Gedung Gereja Jemaat KGPM Batusenggo Lindongan I serta rumah-rumah warga di Kampung Batusenggo yang tidak terdampak bencana,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian bersama unsur terkait masih siaga di lapangan untuk melakukan evakuasi lanjutan serta mengantisipasi kemungkinan banjir susulan akibat cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

Berita Terkait

Kapolda Sulut Yudo Hermanto Temui Gubernur, Bahas Kamtibmas dan Pembangunan
Kapolri Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional
Polres Sangihe Sisir Gunung Awu, Pantau Titik Api Karhutla
Polisi Ungkap Identitas 2 Anggota KKB yang Diduga Terlibat Penembakan ASN Jayawijaya
Polisi Amankan 5 Terduga Penganiayaan Menggunakan Senapan Angin di Minut
Polisi Buru Kelompok Bersenjata Penembak Tiga ASN di Jayawijaya
Polda Sulut Buka Seleksi Kasat Intelkam Polresta Manado, Wakapolda Tekankan Integritas
Brigjen Pol Yudo Hermanto Andalkan Kearifan Lokal Jaga Kamtibmas Sulut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:35

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional

Senin, 14 September 2026 - 07:45

Polres Sangihe Sisir Gunung Awu, Pantau Titik Api Karhutla

Senin, 14 September 2026 - 07:23

Polisi Ungkap Identitas 2 Anggota KKB yang Diduga Terlibat Penembakan ASN Jayawijaya

Minggu, 13 September 2026 - 10:44

Polisi Amankan 5 Terduga Penganiayaan Menggunakan Senapan Angin di Minut

Sabtu, 12 September 2026 - 08:59

Polisi Buru Kelompok Bersenjata Penembak Tiga ASN di Jayawijaya

Berita Terbaru

Daerah

DPRD Minahasa Bahas Perubahan APBD 2026

Senin, 14 Sep 2026 - 19:39

Exit mobile version