Waspada Virus DBD, Pasandaran Ingatkan Pentingnya PSN 3M Plus

Senin, 5 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran

Sangihe-Pilarportal.com-Kasus virus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kepulauan Sangihe mencapai 21 kasus, satu orang meninggal dunia pada bulan Januari 2024 berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran menyebutkan, melakukan fogging bukan cara yang efektif serta bukan cara penyelesaian masalah dalam pemberantasan nyamuk DBD karena hanya menyasar nyamuk dewasa.

Dengan cara 3M Plus, yakni Menguras bak penampungan air, Menutup rapat-rapat penampungan air dan Memanfaatkan atau mendaur ulang barang-barang belas yang berpotensi menampung air, kemudian plusnya yakni dengan menutup tiap lubang yang berpotensi jalan masuk nyamuk, mengurangi kebiasaan menggantung pakaian, memakai kelambu serta memakai obat yang mencegah gigitan nyamuk.

“Masyarakat sering, ketika mendapat kasus demam berdarah selalu terfikir dengan melakukan fogging, padahal penanganan DBD ialah dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Dimana akar masalah itu ada di lingkungan, sehingga yang akan di berantas itu tempat nyamuk berkembang biak, jadi gerakan pemberantasan sarang nyamuk itu strateginya dengan memakai 3M Plus,” jelasnya, Pasandaran ketika di temui diruang kerjanya, Senin (05/02)

BACA JUGA  Pasandaran Yakin Seluruh Puskesmas di Sangihe Capai Target Akreditasi

Meski hal ini baru dalam tahap perencanaan, Pasandaran mengungkapkan, bahwa kedepannya Dinas Kesehatan akan berencana melakukan pemberian vaksinasi kepada masyarakat mulai dari usia 6 sampai 45 tahun guna memperkuat daya tahan tubuh terhadap virus DBD.

“Vaksinasi ini guna memperkuat imun atau daya tahan tubuh tiap individu,” imbuhnya.

Ditanya terkait jaminan terhadap vaksinasi tersebut, Pasandaran menjelaskan, jika berdasarkan hasil penelitian, 75 bahkan 84 persen orang yang di vaksin itu tingkat keparahan terhadap virus ini menurun.

“Angka kesakitan itu untuk menginap di Rumah Sakit itu berkurang, tingkat keparahan menurun dan membaik 80 persen lebih dibandingkan dengan populasi yang tidak divaksin,” jelasnya.

“Artinya vaksin ini hanya dalam rangka memperkuat daya tahan tubuh, mencegah tingkat keparahan jangan sampai jatuh dalam kondisi klinis yang berat kemudian mengurangi tingkat hospitalisasi dan itu berhasil untuk beberapa daerah,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, kebersihan lingkungan merupakan faktor mendasar terhadap penanganan virus DBD dengan menjaga lingkungan yang bersih dapat mengurangi wabah ini untuk itu harus ada sinergitas dari semua masyarakat dan pemangku kepentingan.

BACA JUGA  Kasus DBD di Sangihe Capai 56 Kasus

“Dinas Kesehatan tidak akan mampu mengurusnya sendiri, nakes kan mengurus orang yang sehat dan yang sakit, tetapi lingkungan ini tempat kita tinggal ini bukan nakes yang membersikan.

“Nah siapa yang akan menggerakkan 3M plus ini, tentu semua yang punya masyarakat mulai dari Camat, Lurah, Kepala Desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat semua warga masyarakat,” tandasnya.

 

 

 

Berita Terkait

PLN Pastikan Listrik Andal di Lomba Masamper di Sangihe
PLN UID Suluttenggo Salurkan 215 Paket Sembako untuk Korban Banjir Sangihe, Sekaligus Cek Keandalan Listrik
YBM PLN Penyalur Bantuan Bagi Korban Banjir dan Longsor di Tamako
PLN UP3 Tahuna Pulihkan Listrik Pascabanjir dan Longsor di Sangihe, 94 Persen Pelanggan Kembali Menyala
Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna
Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif
Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau
Imigrasi Tahuna dan Aparat Gabungan Sisir Tambang Bowone, Tidak Ditemukan WNA Ilegal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:41

PLN Pastikan Listrik Andal di Lomba Masamper di Sangihe

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:58

PLN UID Suluttenggo Salurkan 215 Paket Sembako untuk Korban Banjir Sangihe, Sekaligus Cek Keandalan Listrik

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:29

YBM PLN Penyalur Bantuan Bagi Korban Banjir dan Longsor di Tamako

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:22

PLN UP3 Tahuna Pulihkan Listrik Pascabanjir dan Longsor di Sangihe, 94 Persen Pelanggan Kembali Menyala

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:19

Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna

Berita Terbaru