Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif

Senin, 8 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Kepulauan Sangihe bergerak cepat melakukan penanganan dan pemantauan pascagempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang berpusat di wilayah Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026).

Polres Kepulauan Sangihe bergerak cepat melakukan penanganan dan pemantauan pascagempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang berpusat di wilayah Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026).

Sangihe, Pilarportal.comPolres Kepulauan Sangihe bergerak cepat melakukan penanganan dan pemantauan pascagempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang berpusat di wilayah Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026).

Gempa yang sempat memicu peringatan dini tsunami tersebut dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan menyebabkan kerusakan pada rumah warga, rumah ibadah, sekolah, serta beberapa fasilitas umum.

Wilayah yang terdampak tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Tahuna, Kendahe, Tabukan Utara, Kepulauan Marore, Tabukan Tengah, Tabukan Selatan, Manganitu, Tamako, hingga Manganitu Selatan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Kepulauan Sangihe bersama jajaran Polsek langsung melakukan patroli dan monitoring di wilayah terdampak, termasuk kawasan pesisir yang sempat masuk dalam wilayah pemantauan tsunami.

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik mengatakan, personel kepolisian diterjunkan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman sekaligus memberikan rasa tenang kepada warga.

“Personel Polres dan Polsek jajaran langsung melakukan patroli serta monitoring di wilayah terdampak, termasuk kawasan pesisir dan lokasi pengungsian. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi pascagempa,” ujar AKBP Abdul Kholik.

Selain melakukan pemantauan, kepolisian juga aktif mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun BMKG.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Kapolres menjelaskan, hingga BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe tetap aman dan terkendali.

Berdasarkan pendataan sementara, terdapat sejumlah bangunan rumah warga, rumah ibadah, sekolah, dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Yang patut disyukuri, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa akibat peristiwa gempa tersebut,” kata AKBP Abdul Kholik.

Polres Kepulauan Sangihe memastikan akan terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak serta mendukung langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang mengalami kerugian akibat bencana.

Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, namun tidak perlu panik dan selalu mengacu pada informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

PLN UP3 Tahuna Pulihkan Listrik Pascabanjir dan Longsor di Sangihe, 94 Persen Pelanggan Kembali Menyala
Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna
Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau
Imigrasi Tahuna dan Aparat Gabungan Sisir Tambang Bowone, Tidak Ditemukan WNA Ilegal
Cek Lapangan Tambang Bowone, Imigrasi Tahuna Pastikan Tidak Ada Warga Asing
Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sangihe Libatkan WNA, ini Penjelasan Imigrasi Sulut
Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung
Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:22

PLN UP3 Tahuna Pulihkan Listrik Pascabanjir dan Longsor di Sangihe, 94 Persen Pelanggan Kembali Menyala

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:19

Kapolres Sangihe Serap Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat Bersama Jamaah Masjid di Tahuna

Senin, 8 Juni 2026 - 19:47

Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:52

Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:31

Imigrasi Tahuna dan Aparat Gabungan Sisir Tambang Bowone, Tidak Ditemukan WNA Ilegal

Berita Terbaru