Refindo Tawaris: Sepakbola di Indonesia Harus Banyak Berbenah

Rabu, 5 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indo Nyoa dan Ezra Walian pemain Persib Bandung & Timnas Indonesia U-23.(ist)

Indo Nyoa dan Ezra Walian pemain Persib Bandung & Timnas Indonesia U-23.(ist)

Pilarportal.com, Manado – Buntut tragedi stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur, pecinta olahraga Indonesia yaitu Refindo Tawaris menyampaikan dukacita yang sangat mendalam.

Selain ucapan dukacita kepada korban dan keluarga, Indo Nyoa sapaan akrab Refindo Tawaris mengungkapkan prihatin terhadap nasib dan masa depan persepakbolaan tanah air.

“Tentunya dengan sanksi yang akan diterima dari federasi induk sepakbola dunia FIFA yang berpusat di Zurich Swiss, akan menjadi pelajaran berharga bagi dunia sepakbola di tanah air,”timpal aktivis pariwisata ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya karena sanksi tegas bagi Indonesia, menurut Indo Nyoa evaluasi besar besaran harus dan wajib dilakukan oleh seluruh stakeholder sepakbola di negeri ini.

BACA JUGA  Polri Datangkan Langsung Kompolnas Pantau Kinerja Tim Investigasi Kanjuruhan
Mulai dari pemain, pelatih, perangkat pertandingan, penonton, pihak keamanan, panitia dan seluruh pemangku kepentingan lainnya.

“Terutama PSSI sebagai organisasi perpanjangan tangan pemerintah di bidang sepakbola untuk lebih fokus tak hanya ke Tim Nasional, juga kepada kompetisi antar klub lokal,’tambahnya.

Refindo mengigatkan bahwa sepakbola Indonesia masih minim prestasi internasional.

Dikatakannya, Hooligan adalah suporter asal Inggris yang dikenal paling fanatik di dunia, banyak tragedi kelam yang sudah terjadi dari sejarah sepakbola Inggris dengan si Hooligan.

Tapi dari masa lalu suporter itu sekarang mereka sangat berubah.

Stadion di Inggris dulunya dipalangi pagar yang sangat tinggi tapi sekarang jauh berbeda, mereka menonton tanpa pagar, suporter tertib, banyak terdapat lansia dan anak kecil di stadion.

“Semoga nantinya stadion bisa dijadikan destinasi, menonton bola seolah wisata,” tandas Indo Nyoa.(*)

Berita Terkait

Aspirasi Buruh Menggema di TKB Manado, NIBA Dorong Sinergi dengan Pemerintah
May Day 2026 di Manado Berlangsung Damai, Pangdam Mirza: Buruh Pilar Ekonomi
May Day 2026 di Manado Berlangsung Kondusif, Buruh dan Forkopimda Sulut Berbaur
Soroti Dugaan Rekayasa, Tim Hukum TT Minta Gelar Perkara Khusus, Lapor hingga ke Mabes Polri
Rumah Warga di Manado Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp700 Juta
Polresta Manado Siaga Penuh Amankan May Day 2026
Kapolsek Wanea Resmi Berganti, AKP Nolly Kinda Gantikan AKP Samuel Posumah
Personel Polresta Manado Bersihkan Boulevard Sindulang Dua, Wujud Nyata Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:16 WITA

Aspirasi Buruh Menggema di TKB Manado, NIBA Dorong Sinergi dengan Pemerintah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:11 WITA

May Day 2026 di Manado Berlangsung Damai, Pangdam Mirza: Buruh Pilar Ekonomi

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:33 WITA

May Day 2026 di Manado Berlangsung Kondusif, Buruh dan Forkopimda Sulut Berbaur

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:16 WITA

Soroti Dugaan Rekayasa, Tim Hukum TT Minta Gelar Perkara Khusus, Lapor hingga ke Mabes Polri

Kamis, 30 April 2026 - 08:51 WITA

Rumah Warga di Manado Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp700 Juta

Berita Terbaru