Kapolda Sulut Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem

Selasa, 6 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie kembali mengimbau masyarakat Sulawesi Utara agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie kembali mengimbau masyarakat Sulawesi Utara agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.

Pilarportal.com, Manado – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie kembali mengimbau masyarakat Sulawesi Utara agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi peringatan dini terkini dari BMKG serta mengikuti arahan dan petunjuk aparat di lapangan. Utamakan keselamatan dan hindari aktivitas yang berisiko saat cuaca buruk,” ujar Kapolda, Senin (5/1/2026).

Ia meminta warga agar berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama di wilayah rawan banjir, longsor, pohon tumbang, dan gelombang tinggi.

Polda Sulut juga telah menginstruksikan jajaran di wilayah untuk siaga dan melakukan langkah antisipasi guna memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung.

Sebelumnya pada akhir Oktober 2025 silam, Polda Sulawesi Utara telah menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di wilayah Sulawesi Utara, yang dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, di Lapangan Presisi Polda Sulut.

Dalam penegasannya, Kapolda mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangatlah penting karena letak geografis dan topografi wilayah Sulawesi Utara sangat beragam dan sangat rentan dengan bencana.

BACA JUGA  Polda Sulut Gelar Coaching Clinic Penanganan Perkara Berbasis Scientific Crime Investigation

“Kita ketahui bahwa letak geografis dan topografi Sulut sangat beragam, ada pegunungan, ada lautan dan areal yang sangat rentan dengan bencana, apalagi Sulut berbatasan dengan wilayah laut lepas,” ucap Kapolda.

Menurutnya, apel kesiapsiagaan merupakan bagian dari pada tugas Kepolisian, karena ketika bencana terjadi, Kepolisian harus hadir melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda dan keadaan lingkungan supaya tidak rusak.

“Ini juga merupakan bentuk kehadiran Negara di tengah-tengah masyarakat,” tegas Kapolda.

Bencana alam ini juga katanya bisa menjadi multi effect accident, dimana kalau tidak digelar kegiatan Kepolisian, ini akan menimbulkan bahaya lain disamping bahaya bencana alam itu sendiri.

Berita Terkait

Pemprov Sulut Bergerak Cepat, Korban Kebakaran Asrama Pakowa Terima Bantuan Kemanusiaan
Kebakaran Lahan Kosong di Malalayang Manado Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Damkar Cegah Api Meluas
Polisi Tiba 13 Menit, Polsek Wenang Amankan Pria Diduga Mabuk di Manado
Kapolres Talaud Bangun Sinergi Penegakan Hukum dengan PN Melonguane
Dirlantas Polda Sulut: Knalpot Brong Ganggu Ketertiban dan Kenyamanan
Jaga Kamtibmas dan Karhutla, Ini Pesan Kapolres Tomohon Novrial Kombo
Inafis Polres Minahasa Bersama Polsek Eris Tangani Penemuan Mayat Perempuan di Touliang Oki
TNI-Polri Kotamobagu Perkuat Koordinasi Jaga Keamanan Wilayah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:15

Pemprov Sulut Bergerak Cepat, Korban Kebakaran Asrama Pakowa Terima Bantuan Kemanusiaan

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:25

Kebakaran Lahan Kosong di Malalayang Manado Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Damkar Cegah Api Meluas

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:14

Polisi Tiba 13 Menit, Polsek Wenang Amankan Pria Diduga Mabuk di Manado

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:07

Kapolres Talaud Bangun Sinergi Penegakan Hukum dengan PN Melonguane

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:41

Dirlantas Polda Sulut: Knalpot Brong Ganggu Ketertiban dan Kenyamanan

Berita Terbaru