SDM Polri di Sulut: Personel Baru 49%, Kepulauan Diperkuat

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sulut, Kombes Pol Slamet Waloya

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sulut, Kombes Pol Slamet Waloya

MANADO, Pilarportal.com Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan kebutuhan personel. Berdasarkan data terbaru, jumlah riil anggota Polri saat ini baru mencapai 49 persen dari total kebutuhan ideal.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sulut, Kombes Pol Slamet Waloya, mengungkapkan bahwa kekurangan personel paling signifikan terjadi di wilayah kepulauan.

“Defisit terbesar ada di polres-polres kepulauan. Ini menjadi perhatian serius karena tantangan geografis dan beban tugas di wilayah tersebut cukup tinggi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data menunjukkan, tingkat pemenuhan personel di tiga wilayah kepulauan masih jauh dari ideal. Polres Kepulauan Talaud baru terpenuhi 37 persen, Polres Kepulauan Sangihe 42 persen, dan Polres Kepulauan Sitaro paling rendah yakni 31 persen.

Menanggapi hal tersebut, Slamet Waloya menepis anggapan bahwa penugasan di wilayah kepulauan merupakan bentuk hukuman.

“Persepsi itu tidak benar. Justru wilayah kepulauan membutuhkan personel dengan kemampuan dan integritas tinggi. Tantangan yang dihadapi juga spesifik, mulai dari penyelundupan, korupsi, perdagangan orang hingga peredaran minuman keras,” tegasnya.

BACA JUGA  Ramadan 1447 H, Polda Sulut Perkuat Pembinaan Rohani Anggota

Ia menambahkan, setiap kebijakan mutasi yang dilakukan pimpinan Polri selalu mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi personel, serta pengembangan karier melalui mekanisme tour of duty dan tour of area.

Selain itu, Karo SDM juga memaparkan tren pengunduran diri anggota Polri dalam lima tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa pengajuan Pemberhentian Dengan Hormat (PDH) atas permintaan sendiri merupakan hak anggota, namun harus memenuhi syarat ketat.

“Syaratnya, personel harus telah menjalani masa dinas minimal 20 tahun dan tidak sedang dalam proses hukum maupun pelanggaran disiplin. Jika ada masalah, pengajuan pasti ditolak,” jelasnya.

Data Biro SDM Polda Sulut mencatat, tren pengunduran diri anggota terjadi dengan berbagai alasan. Pada tahun 2022 terdapat 3 personel yang mundur, antara lain untuk mengikuti suami dan mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg). Tahun 2023 meningkat menjadi 8 orang, mayoritas untuk mengikuti kontestasi politik dan berwirausaha.

Selanjutnya, tahun 2024 tercatat 2 personel mundur karena mengikuti Pilkada dan berwirausaha. Tahun 2025 sebanyak 4 orang dengan alasan masuk partai politik, urusan keluarga, serta mendampingi anak sekolah di luar negeri. Sementara pada tahun 2026 hingga saat ini tercatat 2 personel mengundurkan diri untuk berwirausaha dan beralih profesi sebagai advokat.

BACA JUGA  Sholat Ghaib Jamaah Masjid Nurul Jihad Polda Sulut Atas Meninggalnya Kombes Pol Sumitro

“Dengan kondisi ketersediaan personel yang masih di bawah 50 persen, kami terus mengoptimalkan kinerja anggota yang ada sekaligus mendorong proses rekrutmen agar berjalan efektif demi memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hadiri Rakernis Reskrim, Kapolri Ingatkan Ancaman Kejahatan Modus Baru
Anggota DPRR RI Martin Tumbelaka Apresiasi Dapur MBG di SPN Polda Sulut, Dinilai Tertata Baik
Pemilik Merek Kasegaran Apresiasi Polda Sulut Bongkar Minol Palsu yang Beredar Lintas Provinsi
Polda Sulut Bongkar Pabrik Miras Palsu “Kasegaran”, Produksi Rumahan Beredar Lintas Provinsi
Kapolri Terima Penghargaan BSSN, Tegaskan Ancaman Siber Jadi Tantangan Besar Indonesia
Kompolnas Resmi Tempati Gedung Baru, Kapolri: Perkuat Pengawasan dan Layanan Publik
Berawal dari Hobi, Hai Setala Sukses Jadi UMKM Handmade Beromzet Jutaan
Kapolda Sulut Roycke Harry Langie Raih Gelar Doktor Cumlaude di Universitas Trisakti

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:55 WITA

Hadiri Rakernis Reskrim, Kapolri Ingatkan Ancaman Kejahatan Modus Baru

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:35 WITA

Anggota DPRR RI Martin Tumbelaka Apresiasi Dapur MBG di SPN Polda Sulut, Dinilai Tertata Baik

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:42 WITA

Pemilik Merek Kasegaran Apresiasi Polda Sulut Bongkar Minol Palsu yang Beredar Lintas Provinsi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:31 WITA

Polda Sulut Bongkar Pabrik Miras Palsu “Kasegaran”, Produksi Rumahan Beredar Lintas Provinsi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:23 WITA

Kapolri Terima Penghargaan BSSN, Tegaskan Ancaman Siber Jadi Tantangan Besar Indonesia

Berita Terbaru