Pilarportal.com,TOMOHON – Aula Parama Satwika Polres Tomohon menjadi saksi tempat berlangsungnya Peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar dengan penuh kekhidmatan. Jumat (06/03/2026).
Peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 Hijriah di Polres Tomohon tidak hanya diisi dengan doa bersama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Buka Puasa Bersama.
Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K., menegaskan bahwa makna turunnya Al-Qur’an tahun ini tidak hanya dirayakan dengan doa di dalam ruangan, melainkan diimplementasikan langsung melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung ke masyarakat.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, ini menjadi penguatan komitmen jajaran Polres Tomohon dalam melayani masyarakat.” ujar AKBP Nur Kholis saat diwawancarai media. Ia mengungkapkan bahwa aksi sosial telah menjadi napas harian selama bulan suci.
Selain pembagian takjil setiap hari, program bakti sosial (baksos) rutin dilaksanakan minimal dua kali seminggu, termasuk kunjungan ke tokoh agama seperti Ustaz Alam.
”Hari ini, usai melaksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Iman di Kampung Jawa, saya memilih langsung turun secara door-to-door.
Dan biasanya masyarakat kita undang untuk menerima bantuan di masjid, kali ini saya yang mendatangi langsung ke rumah-rumah mereka.
Kapolres, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya secara personal,” ujar AKBP Nur Kholis.
Selain itu menjelang perayaan Idul Fitri, aspek kemanusiaan, Polres Tomohon juga memperketat pengamanan di seluruh lini.
Pengamanan rutin dilakukan pada saat salat tarawih hingga salat subuh guna memberikan rasa aman bagi umat Muslim yang beribadah.
Menjelang perayaan Idul Fitri, skema pengamanan di titik-titik vital pun telah dimatangkan.
Kapolres menjelaskan bahwa Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Terpadu akan disiagakan di lokasi strategis seperti Alfa Omega, area pasar, wilayah Pematang, hingga jangkauan wilayah Sonder dan Tombariri.
Tentu hal ini dilakukan mengingat posisi Tomohon sebagai pusat destinasi wisata di Sulawesi Utara. “Tomohon adalah pusatnya wisata, sehingga kita tetap mengamankan semua kegiatan masyarakat tanpa terkecuali.
Lanjutnya, namun perlu diingat, stabilitas Kota Tomohon yang sudah terjaga dengan sangat baik ini bukan hanya tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab kita bersama.
Mari kita jaga bersama kondusivitas ini agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kuncinya.







