Kisah Pablo Benua, Bahas Soal Napi Tindak Tegas

Senin, 8 Mei 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,Jakarta -Pablo Benua pernah merasakan kehidupan di rumah tahanan (Rutan) Cipinang. Disana, ia melihat banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh warga binaan, sebutan bagi para penghuni rutan Cipinang.

Menurut suami Rey Utami, pelanggaran yang terjadi di dalam rutan dan dilakukan oleh tahanan memang nyata. Hanya saja, pihak rutan juga memberikan hukuman bagi warga binaan yang melanggar.

“Ini pengalaman pribadi gua di Rutan Cipinang. Berkali-kali, ngelihat dengan mata kepala gua, begitu banyaknya napi yang ditindak tegas karena ketangkap menggunakan narkoba,” kata Pablo Benua saat ditemui di Rumah Kuliner Rey Utami, Sentul, Jawa Barat, baru-baru ini.

“Bahkan test urine pun sering dilakukan disana. Satu regu penjagaan di sana berkisar 40 orang dan harus mengawasi empat ribu orang, bahkan lebih,” Pablo Benua menambahkan.

Pablo Benua menyadari warga binaan yang berada di rutan Cipinang berasal dari pelaku kejahatan yang berbeda-beda. Karena itu, ia maklum dengan sejumlah pelanggaran yang kerap terjadi disana.

“Artinya, di luaran saja bisa menipu, untuk menipu Polsuspas nggak sulit deh karena Polsuspas juga kan manusia,” ungkap Pablo Benua.

BACA JUGA  Danlantamal VIII Ikuti Rakor Renaku II UO TNI AL Tahun 2022 Secara Virtual

Pablo Benua kemudian membahas soal isu monopoli bisnis oleh Yamitema Laoly, putra dari Menteri Hukum & Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly.

“Benar, Mas Tema ada di Jeera sebagai pembina, itupun Mas Tema diminta oleh Jeera, bukan Mas Tema pendirinya. Jeera itu cuman yayasan, bukan yang mengelola bisnis,” Pablo Benua membocorkan.

Pablo Benua mengatakan, bisnis yang ada di dalam rutan Cipinang dikelola sepenuhnya oleh koperasi. Ia juga menemukan fakta menyoal mudahnya napi atau warga binaan yang bisa kembali bekerja usai menyelesaikan masa tahanan.

“Koperasinya juga itu macam-macam. Tidak ada hubungannya dengan Jeera, dan asal kalian tahu aja, banyak mantan napi yang akhirnya bisa bekerja diluar, di kafe-kafe, di pabrik, itu semua berkat Jeera,” dia memungkasi.
(*** Sumber Brita Liputan6.com*/DRO)

Berita Terkait

Demo Pedagang Pasar Bersehati Dikawal Ketat Polisi, 300 Massa Bergerak
PLN Pastikan Listrik Stabil, Agenda Nasional PIKI-UNKRIT di Poso Berjalan Lancar
RS ODSK Sulut Berhasil Lakukan Operasi Perdana Tumor Usus Besar
Hari Anak Nasional 2026, LPP Kelas IIB Manado Serahkan Pengurangan Masa Pidana kepada Anak Binaan
Wakapolri Tinjau SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Cetak Generasi Pemimpin Indonesia Emas 2045
Wakapolda Sulut Buka Diktukba Polri 2026, 62 Calon Bintara Siap Tempuh Pendidikan
Polri dan Interpol RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan
Kapolri dan Panglima TNI Perkuat Soliditas, Tegaskan Komitmen Jaga NKRI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:12

Demo Pedagang Pasar Bersehati Dikawal Ketat Polisi, 300 Massa Bergerak

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:27

PLN Pastikan Listrik Stabil, Agenda Nasional PIKI-UNKRIT di Poso Berjalan Lancar

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:35

RS ODSK Sulut Berhasil Lakukan Operasi Perdana Tumor Usus Besar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:50

Hari Anak Nasional 2026, LPP Kelas IIB Manado Serahkan Pengurangan Masa Pidana kepada Anak Binaan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:51

Wakapolri Tinjau SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Cetak Generasi Pemimpin Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru