MANADO, Pilarportal.com – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) sukses mengawal kelistrikan pada perayaan Paskah Nasional Gereja-Gereja 2026 Sulawesi Utara di Kawasan Megamas, Manado, dengan skema pengamanan berlapis Zero Down Time (ZDT).
Melalui skema tersebut, PLN memastikan seluruh rangkaian ibadah dan kegiatan berlangsung tanpa gangguan listrik, mendukung kelancaran momen sakral berskala nasional tersebut.
Perayaan ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo, Ketua DPD RI, Gubernur Sulawesi Utara, serta para pimpinan denominasi gereja dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dari internal PLN, hadir Komisaris Independen PLN Prof. Dr. H. Ali Masykur Musa serta Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo guna memastikan kesiapan sistem kelistrikan berjalan optimal.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa keandalan listrik menjadi elemen krusial dalam mendukung kesuksesan acara nasional tersebut.
“Kami memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi prima melalui skema Zero Down Time. PLN berkomitmen penuh menjaga keandalan pasokan listrik agar seluruh rangkaian Paskah Nasional berjalan lancar, aman, dan tanpa gangguan,” ujar Usman.
Untuk mendukung hal tersebut, PLN mengerahkan 15 personel pegawai dan sekitar 200 Tenaga Pelayanan Teknik, termasuk satu tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang memungkinkan penanganan teknis tanpa pemadaman listrik.
Selain itu, PLN mengoperasikan lima posko siaga di sejumlah titik strategis dengan fokus pengamanan pada enam lokasi prioritas, mulai dari Bandara Sam Ratulangi hingga kawasan inti kegiatan di Megamas.
Dukungan operasional juga diperkuat dengan 18 kendaraan, tiga genset mobile, satu unit crane, satu truk teknis, serta satu unit UPS Mobile guna menjaga kualitas listrik tetap stabil tanpa kedip.
Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menambahkan bahwa sistem kelistrikan telah melalui uji beban dan inspeksi menyeluruh, termasuk penerapan skema pengalihan beban otomatis.
“Jika terjadi gangguan pada satu jalur, sistem akan berpindah ke jalur cadangan dalam hitungan milidetik. Ini kami siapkan agar ibadah tetap berjalan khidmat tanpa kendala kelistrikan,” jelasnya.
Panitia Paskah Nasional 2026 turut mengapresiasi dukungan PLN yang dinilai memberikan rasa aman bagi seluruh rangkaian acara.
Sebagai bagian dari layanan digital, PLN juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile dalam mengakses layanan kelistrikan secara cepat dan transparan.
Keberhasilan ini menegaskan peran PLN sebagai tulang punggung infrastruktur energi dalam mendukung suksesnya agenda nasional serta menjaga kepercayaan publik.
