Kemkomdigi Ingatkan Orang Tua Dampingi Anak Saat Akses Teknologi Digital

Sabtu, 13 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kemkomdigi mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak saat menggunakan teknologi digital guna menghindari berbagai risiko yang dapat muncul di ruang siber.

Jakarta, Pilarportal.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak saat menggunakan teknologi digital guna menghindari berbagai risiko yang dapat muncul di ruang siber.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menegaskan bahwa anak-anak boleh memanfaatkan teknologi untuk belajar dan berinteraksi, namun tidak seharusnya dibiarkan menghadapi dunia digital tanpa pengawasan.

Menurutnya, teknologi merupakan alat yang dapat memberikan banyak manfaat apabila digunakan secara tepat. Karena itu, orang tua memiliki tanggung jawab untuk membimbing anak agar mampu menggunakan teknologi secara aman dan bijak.

Sebagai bentuk perlindungan terhadap anak di ruang digital, pemerintah telah menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas.

Regulasi tersebut mengedepankan prinsip “Tunggu Anak Siap”, yaitu memastikan anak mengakses platform digital sesuai tingkat kematangan usia, emosional, dan pemahaman yang cukup setelah mendapatkan pendampingan dari keluarga.

Bonifasius menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bukan untuk membatasi anak dalam memanfaatkan teknologi, melainkan untuk memastikan mereka siap menghadapi berbagai tantangan dan risiko yang ada di internet.

Selain keluarga, ia menilai penyelenggara platform digital juga harus mengambil peran aktif dalam melindungi anak. Platform diminta memastikan pengguna yang belum memenuhi batas usia tidak dapat mengakses layanan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Kemkomdigi juga mengajak sekolah dan komunitas untuk memperkuat literasi digital bagi anak-anak. Edukasi mengenai keamanan data pribadi, etika berinternet, cara mengenali konten berbahaya, serta langkah mencari bantuan ketika menghadapi masalah di dunia digital dinilai perlu diajarkan secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, komunitas, dan platform digital, pemerintah berharap tercipta ekosistem digital yang lebih aman sehingga anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Presiden Prabowo Naik KA Nusantara Explorer Menuju Batang, Dukung Pariwisata dan Transportasi Nasional
Presiden Prabowo Ungkap Peran Besar Kereta Api: Dari Transportasi hingga Penggerak Ekonomi Rakyat
Selvi Gibran Dorong UMKM Naik Kelas Saat Buka Bazar Kreasi Bhayangkari 2026
Presiden Prabowo Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Presiden Prabowo: Perwira TNI-Polri Milik Bangsa, Utamakan Kepentingan Rakyat dan Negara
Di Forum FUKRI: Komandan Teritorial Gereja Bala Keselamatan Indonesia Serukan Perdamaian untuk Papua
Presiden Prabowo Hormati Mendiang Sheikh Hamad, Tegaskan Persahabatan Indonesia dan Qatar
Presiden Prabowo Resmikan Proyek LNG Abadi Masela Senilai Rp340 Triliun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:02

Presiden Prabowo Naik KA Nusantara Explorer Menuju Batang, Dukung Pariwisata dan Transportasi Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:48

Presiden Prabowo Ungkap Peran Besar Kereta Api: Dari Transportasi hingga Penggerak Ekonomi Rakyat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:45

Selvi Gibran Dorong UMKM Naik Kelas Saat Buka Bazar Kreasi Bhayangkari 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:33

Presiden Prabowo Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:16

Presiden Prabowo: Perwira TNI-Polri Milik Bangsa, Utamakan Kepentingan Rakyat dan Negara

Berita Terbaru

Exit mobile version