Polda Sulut Tangkap Perekrut Korban TPPO, Modus Kerja Judil dan Ladies Companion

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur PPA dan PPO Polda Sulut, Kombes Pol Nonie saat memimpin konferensi pers di Polda Sulut, Selasa (10/3/2026)

Direktur PPA dan PPO Polda Sulut, Kombes Pol Nonie saat memimpin konferensi pers di Polda Sulut, Selasa (10/3/2026)

MANADO, Pilarportal.com Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Sulawesi Utara berhasil menggagalkan dua upaya pengiriman korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Kasus pertama berkaitan dengan jaringan perekrutan admin judi online ke Kamboja, sedangkan kasus kedua menyasar perempuan yang akan dipekerjakan sebagai Ladies Companion (LC) di Manokwari, Papua Barat.

Dalam konferensi pers di Polda Sulut, Selasa (10/3/2026), Direktur PPA dan PPO Polda Sulut, Kombes Pol Nonie Sengkey, menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas praktik perdagangan orang yang memanfaatkan kerentanan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berkomitmen penuh untuk menindak tegas segala bentuk perdagangan orang yang mengeksploitasi masyarakat,” tegasnya.

Kasus terbaru terungkap pada Rabu, 10 Februari 2026, saat Tim Resmob Polda Sulut melakukan operasi tangkap tangan di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado.

Petugas mengamankan tiga orang, yakni perempuan berinisial IAL dan CAM serta seorang lelaki berinisial KFP yang hendak berangkat menuju Poipet, Kamboja.

“Tersangka IAL berperan memfasilitasi perekrutan yang dikendalikan oleh dua orang berinisial FP dan A yang berada di luar negeri,” ujar Kombes Pol Nonie Sengkey.

BACA JUGA  Polwan Polda Sulut Turun ke Jalan Bagi 150 Takjil Gratis di Depan Mako Polda

Menurutnya, IAL juga memberikan pinjaman uang kepada korban untuk meyakinkan keluarga mereka serta membantu pengisian dokumen izin penerbangan keluar negeri.

Berdasarkan hasil penyelidikan, IAL diketahui bukan pemain baru. Ia tercatat pernah dua kali bekerja sebagai admin judi online di Kamboja pada tahun 2023 dan 2024.

Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa paspor, berbagai mata uang asing seperti dolar AS, dolar Singapura, ringgit Malaysia, hingga riel Kamboja, serta belasan kartu SIM internet.

Sementara itu, kasus lainnya terungkap lebih awal pada 13 Januari 2026. Polisi mengamankan seorang perempuan berinisial LLP di Kelurahan Ketang Baru, Kota Manado.

LLP ditangkap setelah terlibat keributan saat memaksa seorang korban berinisial SPP untuk segera berangkat ke Manokwari.

Dari hasil interogasi, diketahui bahwa LLP diperintah oleh seorang pengelola tempat hiburan malam di Manokwari berinisial HA untuk merekrut tenaga kerja.

Para korban dijanjikan bekerja sebagai LC di tempat hiburan malam. Mereka diberi uang panjar sebesar Rp1 juta dan tiket pesawat, namun biaya tersebut dijadikan utang yang harus dicicil dari penghasilan mereka.

BACA JUGA  Dirreskrimum Polda Sulut: Kesimpulan Sementara, AE Meninggal Gantung Diri

“Faktanya para korban tidak mendapatkan gaji tetap dan hanya mengandalkan premi dari penjualan minuman keras di dalam ruangan,” jelas Kombes Pol Nonie Sengkey.

Dari praktik perekrutan tersebut, LLP diketahui memperoleh keuntungan pribadi sebesar Rp1.860.000 dari selisih uang yang dikirimkan oleh perekrut utama.

Saat ini, kedua tersangka, yakni LLP dan IAL, telah ditahan dan dijerat dengan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang juncto Pasal 455 KUHP.

“Kami terus berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri untuk mengejar pelaku perekrutan utama yang berada di luar negeri,” pungkasnya.

Saat ini, berkas perkara kedua kasus tersebut tengah dalam proses penelitian sebelum dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Berita Terkait

Kebakaran Mega Mall Manado Tewaskan 1 Orang, Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan
Polda Sulut Dukung Swasembada Pangan, Kapolda Hadiri Panen Raya Jagung Serentak 2026
Polri dan Petani Tuban Sambut Rencana Kehadiran Presiden pada Panen Raya Jagung
IPTU Esterlina Buktikan Polwan Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Tapi Juga Berprestasi Dunia
Bareskrim Polri Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu, 1.241 Pelaku Ditangkap
Kabid Pangkerego: Lulusan SMKN 1 Manado Sudah Siap Masuk Dunia Kerja
Sempat Viral, Polresta Dalami Dugaan Permainan Meteran BBM di SPBU Gunung Potong, Hasil Uji Metrologi Dinyatakan Sesuai
Polri Gandeng Production House Lawan Pembajakan Film Digital di Indonesia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:55 WITA

Kebakaran Mega Mall Manado Tewaskan 1 Orang, Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:48 WITA

Polda Sulut Dukung Swasembada Pangan, Kapolda Hadiri Panen Raya Jagung Serentak 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:30 WITA

Polri dan Petani Tuban Sambut Rencana Kehadiran Presiden pada Panen Raya Jagung

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:50 WITA

IPTU Esterlina Buktikan Polwan Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Tapi Juga Berprestasi Dunia

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:44 WITA

Bareskrim Polri Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu, 1.241 Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru