Lantamal VIII Prakarsai Penanaman 7000 Mangrove di Desa Maen

Jumat, 10 Juni 2022 - 21:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MANADOPILARPORTAL — Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado memprakarsai penanaman mangrove di Desa Maen, Likupang, Minahasa Utara. Penanaman mangrove tersebut dilakukan secara simbolis oleh Komandan Lantamal (Danlantamal) VIII Manado Laksamana Pertama TNI Nouldy J. Tangka, didampingi Ketua Kordinator Cabang (Korcab) VIII Daerah Jalasenastri Armada (DJA) II Ny. Herny Nouldy Tangka dan GM PLN Unit Induk Wilayah Suluttenggo Leo Basuki. Jumat (10/6).

Penanaman 7.000 mangrove di Desa Maen tersebut, merupakan kerja sama antara Lantamal VIII dengan PT PLN Persero UIW Suluttenggo, membantu masyarakat yang berada di Desa Maen, untuk mengatasi masalah abrasi pantai yang sering terjadi.

Danlantamal VIII dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kepedulian terhadap lingkungan sekitar merupakan salah satu wujud dari kemanunggalan TNI dan rakyat, salah satunya dengan menggelar kegiatan penanaman pohon mangrove di Desa Maen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mangrove memiliki banyak manfaat, diantaranya dapat mencegah abrasi air laut, tempat hidup dan berkembangnya berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya. Dari segi ekonomi dapat dijadikan sebagai tempat objek wisata yang dapat menambah penghasilan masyarakat sekitar,” tutur Danlantamal VIII.

BACA JUGA  Lantamal VIII Olahraga Bersama Dengan Management Grand Luley

Menghakhiri sambutannya, Danlantamal VIII mengucapkan terima kasih kepada PT. PLN (Persero) UIW Suluttenggo, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara serta aparat Kecamatan Likupang Timur dan semua pihak yang telah berpartisipasi, sehingga kegiatan penanaman mangrove dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Penanaman mangrove dilakukan secara simbolis di pesisir pantai Maen, setelah itu akan dilanjutkan penanaman sebanyak 7.000 mangrove yang dibagi dalam dua tahap pelaksanaan. Untuk tahap pertama akan ditanam sebanyak 2.000 mangrove dan tahap kedua sebanyak 5.000 mangrove, yang proses penanamannya diperkirakan memakan waktu dua minggu dan dilakukan Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Lantamal VIII, bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat Desa Maen.

Turut hadir pada pelaksanaan tersebut antara lain Para Asisten Danlantamal VIII, Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja Lantamal VIII, Pengurus Korcab VIII DJA II, Hukum Tua Desa Maen serta masyarakat Desa Maen.(*)

Berita Terkait

Pangdam Mirza Berangkatkan 57 Mahasiswa Unsrat dan 212 Prajurit ke Talaud-Sangihe untuk Karya Bakti 2026
Pangdam XIII/Merdeka Apresiasi Antusiasme Warga dalam Nobar Piala Dunia 2026
KRI I Gusti Ngurah Rai-332 Sandar di Bitung, Dankodaeral VIII Pastikan Kesiapan Operasi Perbatasan dan Latma Orruda 2026
Pemkab dan DPRD Minahasa Sepakati Perda APBD 2025 Sekaligus Transformasi Perumda Air Minum Rano Manguni
Akselerasi Program Hunian Nasional, Pemkab Minahasa Gelar Rakor Lintas Sektor
Pemkab Minahasa dan BPBPK Sulut Teken PKS Infrastruktur Permukiman
Pangdam XIII/Mdk dan Wakaster TNI Perkuat Sinergi Wilayah
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, ​Diskominfo Minahasa Gelar Rakor SPBE

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:15 WITA

Pangdam Mirza Berangkatkan 57 Mahasiswa Unsrat dan 212 Prajurit ke Talaud-Sangihe untuk Karya Bakti 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:07 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Apresiasi Antusiasme Warga dalam Nobar Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:52 WITA

KRI I Gusti Ngurah Rai-332 Sandar di Bitung, Dankodaeral VIII Pastikan Kesiapan Operasi Perbatasan dan Latma Orruda 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WITA

Akselerasi Program Hunian Nasional, Pemkab Minahasa Gelar Rakor Lintas Sektor

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:32 WITA

Pemkab Minahasa dan BPBPK Sulut Teken PKS Infrastruktur Permukiman

Berita Terbaru