Kapolri: Nilai Dalam Al-Qur’an Memperkuat Persatuan

Selasa, 10 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke XXX Tahun 2024.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke XXX Tahun 2024.

Pilarportal.com — Samarinda – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke XXX Tahun 2024.

Acara tersebut diselenggarakan sejak 6-16 September 2024 di GOR Kadrie Oening, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Saya bersama dengan Panglima TNI menghadiri Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke XXX Tahun 2024 yang secara resmi dibuka oleh Bapak Presiden RI di GOR Kadrie Oening, Kota Samarinda, Provinsi Kaltim,” jelas Jenderal Sigit dalam akun Instagram resminya, Senin (9/9/2024).

MTQN Tahun ini diselenggarakan dengan mengusung tema Mewujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur’an untuk Bangsa yang Bermartabat di Bumi Nusantara. Terdapat 8 cabang perlombaan yang dikuti oleh 1.998 peserta dari 35 provinsi di Indonesia.

“Semoga nilai-nilai mulia yang terkandung dalam Al-Qur’an senantiasa menjadi pegangan moral untuk menyempurnakan akhlak dan memperkuat persatuan kesatuan demi kemajuan bangsa,” ungkap Kapolri.

Dalam acara tersebut, Presiden sendiri dalam sambutannya menyinggung pentingnya masyarakat bisa membedakan berita yang benar dan berita bohong (hoaks).

BACA JUGA  Kapolri Disematkan Jadi Warga Kehormatan Marinir, Sinergitas TNI-Polri Makin Kokoh

Presiden Jokowi mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang bisa menjadi wartawan dan menyebarkan informasi. Bahkan, informasi yang disebarkan itu tanpa melalui proses verifikasi dan pengecekan seperti pada kerja jurnalisme.

“Oleh karena itu setiap pembaca berita media sosial harus mampu menjadi redaksi bagi dirinya sendiri, harus mampu menyaring berita mana yang baik berita mana yang tidak baik. Harus cek dan recheck mana yang benar mana yang hoax atau berita bohong,” ujar Presiden.

Berita Terkait

Kapolres Sangihe Silaturahmi dengan Ketua NU, Perkuat Sinergi Kamtibmas
Perkuat Kedekatan dengan Warga, Wakapolda Sulut Hadiri Ibadah di GMIM Kristus Manado
Polri Mutasi Lima Perwira, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti
Subuh Keliling: Kapolda Sulut Ajak Warga Jaga Kamtibmas dari Keluarga
HKGB ke-74, Kapolda Sulut Ajak Bhayangkari Perluas Kontribusi Sosial
Satlantas Polres Minahasa Kedepankan Pendekatan Humanis: 60 Persen Edukasi, 5 Persen Tilang
Kapolres Bolmut Sampaikan ini saat Jumat Keliling di Masjid Al-Munawar Boroko,
Forum Pelita Sulut Dilantik, Perkuat Kerukunan Lintas Agama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:09

Kapolres Sangihe Silaturahmi dengan Ketua NU, Perkuat Sinergi Kamtibmas

Minggu, 1 November 2026 - 13:09

Perkuat Kedekatan dengan Warga, Wakapolda Sulut Hadiri Ibadah di GMIM Kristus Manado

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:03

Polri Mutasi Lima Perwira, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:08

HKGB ke-74, Kapolda Sulut Ajak Bhayangkari Perluas Kontribusi Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:57

Satlantas Polres Minahasa Kedepankan Pendekatan Humanis: 60 Persen Edukasi, 5 Persen Tilang

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!